HETANEWS.COM

Jhoni Allen Marbun Kebut Sejumlah Bangunan ke Humbahas

Jhoni Allen Marbun, berdialog dengan masyarakat. (Foto/Rachmat Tinton)

Humbahas, hetanews.com - Drh Jhoni Allen Marbun yang kerap disebut juga  'anak guru dari desa' sudah tak asing lagi, di telinga masyarakat Tapanuli Raya, khususnya Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas).

Dia menjadi salah seorang anggota DPR RI yang rajin turun ke dapilnya dan selalu berbaur dengan  masyarakatnya. Sehingga tak sedikit masyarakat  mendoakannya, supaya kembali terpilih lagi di DPR RI, pada Pemilu, 17 April mendatang.

Kepada hetanews.com, anggota Komisi V DPR RI itu, menerangkan, bahwa perelesiasian program pembangunan sejumlah proyek yang berasal dari BWSS II, merupakan hasil kerja antara pihak eksekutif dan Komisi DPR RI. Sehingga ia berharap, masyarakat yang tergabung dalam kelompok Petani Pengguna Air (PPA) akan merasakan  manfaat yang positif dari hasil proyek itu.

Jhoni Allen, menyebutkan, kabupaten Humbahas merupakan salah satu basis suaranya pada Pileg 2014, lalu. Sehingga ia berkomitmen akan mengarahkan sebanyak mungkin program-program  pembangunan yang berasal dari BWSS II ke daerah tersebut. Apalagi daerah Humbahas sendiri, kata Jhoni Allen, masih sangat membutuhkan beberapa pembangunan  infrastruktur yang berskala prioritas.

"Kita kan anggota Komisi V, jadi seluruh proyek yang berasal dari BWSS II kita yang kawal. Proyek yang kita arahkan ke Humbahas ini ada sebanyak 48 titik. Nilainya rata-rata 195 juta per titik. Berarti kurang lebih 10 Milliyar,"ucap Jhoni Allen saat dijumpai, di Hotel Grand Maju Doloksanggul, Rabu (6/3/2019), lalu.

Salah satu titik yang diprioritaskan dan sudah dikerjakan, sebut Jhoni Allen, adalah irigasi Aek Silang. Selain berfungsi sebagai sumber air pertanian warga, sungai itu juga diharapkannya akan menjadi salah satu objek wisata nantinya, yakni pariwisata arum jeram.

Selain proyek dari BWSS II itu, Jhoni Allen juga mengungkapkan, saat ini dirinya juga tengah berjuang untuk mengarahkan sejumlah proyek infrastruktur ke Humbahas.

Salah satunya adalah pembangunan jalan lingkar luar Danau Toba. Jalan itu nantinya akan dibangun dari Perbukitan Danau Toba di sepanjang Desa Parsingguran II, Kecamatan Pollung menuju Desa Riaria, Kecamatan Pollung, hingga tembus ke Kecamatan Tamba (Kabupaten Samosir). 

"Jalan Nasional Dairi Humbahas yang melewati Tele kan namanya jalan  perdagangan yang berfungsi sebagai akses untuk berdagang. Nanti jalan lingkar luar Danau Toba, dinamakan jalan pariwisata,"ujar Jhoni Allen.

Proyek tersebut, katanya lagi, merupakan proyek infrastruktur dari multi kementerian. Namun ia berjanji akan tetap mengawalnya hingga nanti selesai dibangun.

"Saat ini sudah masuk ke proses strategis nasional. Bukan hanya sebatas wacana lagi. Ini akan kita kawal dan akan kita pantau terus,"imbuhnya.

Ditambahkannya, tahun ini,  dirinya  memperjuangkan kurang lebih sebanyak 3000 unit rumah di Humbahas  tak layak huni. Ke 3000 unit rumah tersebut akan dibedah. Anggarannya berasal dari APBN dengan nilai Rp 15 juta per 1 rumah.

Penulis: rachmat. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Aplikasi Heta News sudah tersedia di Google Play Store. Silakan pasang di ponsel pintar Anda!