HETANEWS

Mahasiswa Korban Begal Sempat Dirawat, Ini Penuturan Teman Korban dan Humas RSVI

Siantar, hetanews.com – DS, salah satu mahasiswa di Kota Siantar yang diduga menjadi korban begal dan dibuang ke sungai Bah Bolon, dari atas jembatan Jalan Pattimura, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, sempat mendapat perawatan medis, di Rumah Sakit Vita Insani (RSVI) Kota Siantar, Rabu (6/3/2019).

Kabar dibegalnya DS, menjadi pembicaraan hangat warga Jalan Pattimura dan Siatas Barita, hingga Selasa (5/3/2019) malam.

Guna mencari tahu kabar sebenarnya, awak media ini mengunjungi fakultas DS, di Jalan Sangnawaluh, Kecamatan Siantar Timur, dan bertemu dengan dua orang mahasiswa yang mengenal korban DS.

"Benar bang, bang DS kuliah disini. Kami adik stambuknya. Kalau sekarang tidak tahu, bang DS dimana. Semalam subuh dibawa ke rumah sakit Vita Insani," ujar mahasiswa tersebut dan belum sempat menyebutkan identitasnya, karena buru-buru pergi karena ada keperlua kuliah.

Baca juga: Heboh, Mahasiswa Dirampok Lalu Dibuang ke Sungai Bah Bolon

Ketika ditelusuri ke RSVI, Humas Rumah Sakit, Sutrisno Dalimunthe, membenarkan, kalau DS sempat dirawat, namun tidak berlangsung lama.

"Subuh dia masuk, Rabu (6/3/2019) pagi, dan sudah keluar,"ujarnya ketiak ditemui di ruang kerjanya.

Kata Trisno lagi, data yang masuk dan mereka terima, DS jatuh ke sungai dan dibawa ke rumah sakit ini.

"Dari data medis, DS mengalami luka memar didadanya," pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.