HETANEWS

Good Governance Berhasil bila Pemimpin Memiliki Integritas

Acara Konsultasi Studi Lokal GMKI Siantar Simalungun, di Aula Universitas HKBP Nomensen Siantar, Selasa (5/3/2018).

Siantar, hetanews.com - Untuk mendapatkan pemimpin yang bisa menerapkan Good Governance sebagai produk sistem demokrasi langsung,  tidak terlepas dari peran semua pihak terutama Partai Politik untuk lebih mementingkan politik kualitas daripada sekedar kuantitas.

Sementara melahirkan sebuah demokrasi yang berkualitas harus dimulai dengan politik jujur. Good Governance akan berhasil bila pemimpin yang menjadi eksekutornya memiliki integritas.

"Pemerintahan itu ibarat Lokomotif, kalau masinisnya bagus maka gerbongnya atau kepercayaan publik akan meningkat,” kata Direktur SoPO, Kristian Silitongan saat acara Konsultasi Studi Lokal GMKI Siantar Simalungun, di Aula Universitas HKBP Nomensen Siantar, Selasa (5/3/2018).

Dia menyebut lahirnya kepemimpinan yang tidak berintegritas selama ini, karena banyaknya kasus korupsi berakar dari ketidak-siapannya masyarakat menerima sistem demokrasi langsung.

Menimpali Kristian, Ketua KPU Siantar Daniel Sibarani mengatakan, untuk mendapatkan pemimpin yang bisa menerapkan Good Governance sebagai produk sistem demokrasi langsung, tidak terlepas dari peran semua pihak terutama Partai Politik untuk lebih mementingkan politik kualitas daripada sekedar kuantitas.

"Parpol harus bisa membekali kadernya, melakukan pendidikan politik kemasyarakat agar dapat memproduksi orang-orang berkualitas." katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Siantar Sepriandison Saragih berpendapat, melahirkan demokrasi berkualitas harus dimulai dengan politik jujur.

"Money politic telah membodohoi masyarakat, ditambah lagi banyak pelaku kampanye alias caleg yang belum mengerti peraturan dan defenisi kampanye," ucapnya.

Selanjutnya Rektor Universitas HKBP Nomensen Siantar, Prof Sanggam Siahaan, menilai bahwa universitas adalah sebagai lembaga pendidikan tinggi seyogianya bisa menjadi tempat menciptakan sikap kritis dan aktif dalam mengawal demokrasi.

Acara Konsultasi Studi Lokal (KSL) ini merupakan rangkaian dari KONPERCAB GMKI Siantar- Simalungun yang berlangsung hingga pukul 18.00 WIB.

Penulis: gee. Editor: edo.