HETANEWS

JPPR Duga Ada Upaya Mendelegitimasi Pemilu, Khususnya di Sumut

Samsul Halim Ritonga,

Medan, hetanews.com - Manager Pemantauan Sekretariat Daerah Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat  (JPPR) Sumatera Utara, Samsul Halim Ritonga, menduga ada upaya yang dibangun segelintir orang untuk mendelegitimasi Pemilihan Umum (Pemilu) di Indonesia, terkhusus di Sumatera Utara (Sumut).

"Upaya mendelegitimasi ini, dibuat agar bisa dikatakan bahwa pemilu telah terjadi kecurangan,"sebut Samsul Halim Ritonga kepada wartawan melalui keterangan tertulisnya, Minggu (3/3/2019).

Samsul menjelaskan, bahwa upaya  untuk mendelegitimasi ini dilakukan cukup masif dan bukan hanya  sekali.

"Dulu ada isu lebih dari 30 juta belum masuk DPT, ada masalah kotak kardus yang jelas-jelas diatur dalam peraturan, dan ada juga isu tujuh kontainer surat suara tercoblos,"beber Samsul.

Maraknya berita bohong ini, lanjutnya, sebenarnya bisa jadi indikator, bahwa ada niat jahat untuk merusak demokrasi. “Dan menurut kami, ada oknum yang menikmati ini, “ujarnya.

Samsul juga menanggapi pemberitaan yang viral di media sosial tentang isu surat suara dicoblos di Kota Medan.

"Sekarang muncul lagi berita hoax terjadi kericuhan di kantor KPU Medan, karena surat suara telah dicoblos. Sementara logistik disimpan di gudang eks Kargo Bandara Polonia, "tutup Samsul.

Penulis: tim. Editor: gun.