HETANEWS

Disatroni Maling, Usaha Saragih Terancam Bangkrut

Monang Saragih saat memperlihatkan surat tanda penerimaan laporan (STPL). (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Monang Saragih (41), pusing tujuh keliling. Betapa tidak, kedai kelintong miliknya, di Jalan Pertahanan Patumbak, 45 B, Patumbak, disatroni kawanan maling, hingga mengalami kerugian mencapai Rp 25 juta. Kasus itupun kini telah dilaporkan kepada pihak Polsek Patumbak dan sedang dalam proses penyelidikan.

"Peninglah bang, semua habis disikat para pelaku. Habis semua harta benda kami dicuri mereka,"kata Monang Saragih, kepada wartawan, Sabtu (2/3).

Menurut Saragih, peristiwa pencurian diketahui seminggu lalu. Saat itu, ia bersama istri dan anaknya yang baru saja mengunjungi rumah keluarga mereka, di Jalan Gatot Subroto, Medan, dikejutkan dengan pintu kedai kelontong mereka, terbuka lebar.

Merasa ada yang tak beres, Sargih pun langsung turun ke dalam kedai melakukan pengecekan. Benar saja, begitu masuk ke dalam kedai, kedai sudah dalam kondisi acak-acakan layaknya kapal pecah.

Sadar rumahnya dijarah kawanan maling, Sargih pun lantas mengecek barang-barang berharga lain milik mereka. Ternyata, selain mengambil seluruh isi warung, para pelaku juga turut menyikat uang jutaan rupiah dari dalam kamar, berserta perhiasan dan uang tabungan miliknya.

Tak terima dengan ulah pelaku, ia pun memutuskan untuk membuat laporan ke Polsek Patunbak dengan nomor STPL-159/II/2018/SU/Polrestabes Medan/Sek Patumbak.

"Kalau begini, usaha bisa bangrut. Karena mereka turut menganbil uang modal usaha saya,"lirihnya.

Menanggapi itu, Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Budiman Simanjuntak, mengaku sedang menyelidiki kasus tersebut.

Penulis: adr. Editor: gun.