HETANEWS

Djarot Ingatkan Bawaslu dan KPU untuk Sosialisasi Cara Mencoblos

Politikus PDIP, Djarot Saiful Hidayat, ketika berbincang dengan warga Siantar, Jumat (1/3/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Kota Siantar kedatangan politikus PDIP, Djarot Saiful Hidayat yang tengah mencalonkan DPR-RI untuk Pemilu 2019, Jumat (1/3/2019) siang.

Djarot menyampaikan, Kota Siantar merupakan kota paling toleran di Indonesia dan bisa dilihat dengan etnisnya berbeda-beda, sukunya beda-beda, dan marganya beda-beda, tapi tetap sejuk, dan damai. Apalagi menjelang Pemilu 2019, katanya.

"Kami sangat mengapresiasi masyarakat Siantar yang benar-benar menerapkan prinsip-prinsip dari pancasila. Itu artinya, idealogi pancasila betul-betul masuk didalam jiwa masyarakat Siantar," ujarnya, ketika ditemui, di warung Kopi Jalan Gereja Siantar.

Ia menyampaikan, pernah berbicara dengan salah satu ketua KPU dan meminta agar dilakukan sosialisasi dan simulasi pemilihan umum legislatif (Pileg), termasuk Bawaslu.

"Pemilihan ini tidak murah, tapi rumit. Ada lima surat suara dan kucup besar, maka dari itu, jangan sampai mereka (pemilih) salah memilih. Dalam arti, suara itu tidak sah. Saya minta untuk jajaran partai untuk turun ke bawah  mensosialisasikannya, sekaligus simulasi bagaimana cara memilih yang benar, sehingga surat suara itu tidak rusak,"ujar Djarot.

Kata Djarot, pihaknya pernah mencoba di Kota Jakarta, kepada ibu-ibu yang usianya sudah tua dan  di atas 50 tahun, masih banyak yang salah hingga kertas suaranya rusak.

"Untuk pemilihan Presiden gampang. Karena kertasnya kecil dan ada fotonya. Tapi untuk legislatif, ini banyak yang salah, karena tidak dibuka lebar hingga  tembus kebawah," ucapnya.

Menurutnya, hal ini menjadi penting untuk Bawaslu dan KPU agar mensosialosasi cara pencoblosan yang benar.

Penulis: hza. Editor: gun.