HETANEWS

Satresnarkoba Polres Karo Amankan Terduga Bandar Narkoba

Ketiga tersangka yang diamankan Polisi. (foto/charles)

Karo,hetanews.com - Tiga orang terduga bandar dan pengedar sabu, di wilayah hukum Polres Karo, Rabu (27/2/2019), sekira pukul 20.00 WIB, lalu, ditangkap Satresnarkoba Polres Karo yang dipimpin langsung Kasat Narkoba, AKP Sopar Budiman.

Para tersangka diamankan, di tengah perladangan Pujan, Jalan Perbesi – Bintang Meriah, Desa Bintang Meriah, Kecamatan Kutabuluh, Kabupaten Karo.

Drama penangkapan ketiga pelaku, diantaranya, Riko Herwanta Kaban (28), warga Desa Bintang Meriah, Monas Tarigan (36), warga yang sama dan Matius Bangun (38), warga Desa Tapak Kuda, Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo, ini penuh perjuangan.

Pasalnya, untuk menempuh lokasi Perladangan Pujan harus melewati beberapa jalan terjal, sekitar 3 kilometer dari desa yang tak bisa dilalui mobil. Sehingga para aparat harus berjalan kaki untuk menempuh lokasi perladangan yang telah dijadikan basecamp transaksi narkoba jenis sabu.

Menurut Kasat Narkoba, di ruang kerjanya, Kamis (28/2/2019), untuk menuju lokasi yang sudah menjadi target, personilnya membutuhkan waktu selama 3 minggu.

“Saat melakukan penangkapan pada malam hari, saya dan personil agak kesulitan. Karena di tengah perladangan, situasi gelap gulita, karena tidak ada penerangan. Apalagi jalannya, ada beberapa jalan yang terjal. Sepertinya lokasi perladangan itu memang sudah dijadikan basecamp karena dipintu masuk ada pos pantau. Sementara di TKP ada gubuk mereka sebagai tempat menyimpan sabu atau pos,”jelas Sopar.

Nah, tambahnya lagi, setelah beberapa jam melakukan pengintaian. Di TKP, ada lima orang yang sedang bermain kartu diterangi lampu dari handphone. Setelah kita gerebek, hanya tiga orang yang berhasil ditangkap. Dua orang lainnya melarikan diri di kegelapan malam, dengan cara melompat ke jurang. Itupun Tiga orang yang berhasil kita tangkap ini, dua diantaranya harus dilumpuhkan karenba mencoba melarikan diri juga.

“Untuk hukuman, ketiga pelaku ini terancam maksimal 20 tahun penjara dan kita tetap melakukan pengembangan selanjutnya. Diduga mereka ini ada jaringannya juga,”ujar Sopar.  

Sementara barang bukti yang disita, berupa 12 paket plastik klip berles merah ukuran kecil, masing-masing berisikan narkotika jenis sabu seberat brutto 5.28 gram, 5 paket plastik klip berles merah ukuran sedang, masing-masing berisikan narkotika jenis sabu seberat brutto 23 gram, 1 buah plastik klip berles merah ukuran besar dalam keadaan kosong, 4 bal plastik klip berles merah dalam keadaan kosong, 1 kotak rokok Gudang Garam yang terbuat dari kaleng, 1 unit timbangan elektrik warna hitam merk Constant, 3 buah pipet plastik sebagai skop, 2 buah mancis tanpa tutup kepala yang salah satu mancis terpasang jarum, 1 buah bong terbuat dari botol kaca, 1 buah kaca pirex, uang tunai sebesar Rp.550.000, 1 unit handphone merk Samsung warna putih model lipat, 1 buah plastik assoy warna hitam dan 1 buah tas samping warna hitam, paparnya.

Penulis: charles. Editor: gun.