HETANEWS

Keluarga Alm Sugiono Batal Menempuh Jalur Hukum

Petugas polisi sedang meriksa kondisi Alm Sugiono, di rumah duka, Selasa, 26 Februari 2019. (Foto: Polres Siantar)

Siantar, hetanews.com - Keluarga Alm Sugiono (55), korban kecelakaan, akibat jalan rusak, di Jalan Manunggal Karya, Kecamatan Simarimbun, mengurungkan niatnya untuk menempuh jalur hukum.

Seperti yang diberitakan di salah satu media cetak terbitan Kota Siantar, Agung, anak dari Almarhum Sugiono, berniat melakukan gugatan dengan menempuh jalur hukum. 

Hal itu disampaikannya kepada LBH Siantar - Simalungun, Rabu (27/2/2019) kemarin, di Nagori Parbalokan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. 

Nimrod Sinaga, dari LBH Siantar-Simalungun dihubungi hetanews, Kamis (28/2/2019), mengatakan, bahwa niat pihak keluarga untuk menempuh jalur hukum diurungkan. 

"Tadi aku dari rumahnya, istri dari korban (Alm Sugiono) tidak bersedia. Katanya arwah Suaminya nanti gak tenang di kuburan," kata Nimrod, Kamis sore.

Ia menjelaskan, Agung, yang semula berniat melakukan gugatan atas meninggalnya ayahnya Sugiono, sudah berembuk dengan ibu serta saudaranya.

"Dia (ngikuti) perintah mamaknya. Kalau gak mau lagi pihak keluarga, jadi cemanalah, berarti gugatan tidak jadi," kata Nimrod menjelaskan.

Terpisah, Ketua LBH Siantar-Simalungun, Besar Banjarnahor, ditemui di kantornya, Kamis siang, mengutarakan kesedian pihaknya untuk membantu pihak keluarga Alm Sugiono.

Besar mengatakan, bahwa pihaknya belum dikuasakan secara resmi oleh pihak keluarga. Namun pihak keluarga telah konsultasi kepada Tim LBH Siantar-Simalungun, Rabu kemarin.

Baca juga: Miris!, Jalan Manunggal Amblas Tak Diperbaiki Hingga Makan Korban

"Melalui sekretaris saya, Nimrod Sinaga, sudah ngomong langsung kepada anaknya. Bahwa anaknya akan menyerahkan ke LBH Siantar-Simalungun," jelasnya.

Meski demikian, kata Banjarnahor, sampai saat ini LBH Siantar - Simalungun belum menandatangani surat kuasa dari pihak keluarga Alm Sugiono. 

Berita sebelumnya, seorang pengendara sepeda motor, Sugiono (55), melaju dari arah jalan Melanthon Siregar melewati Jalan Manunggal Karya, menuju arah Jalan Parapat, Kecamatan Siantar Marimbun, Selasa dini hari, sekitar pukul 04.45 WIB.

Dari hasil olah TKP Polisi, diduga Sugiono kecelakaan akibat adanya lubang besar, di tengah badan Jalan Manunggal Karya, sehingga korban tidak memperhatikan lubang dan akhirnya terjatuh kedalam lubang, dengan  kedalaman 3 meter dan lebar 5 meter.

Akibat kejadian naas itu, Sugiono yang diketahui sebagai warga Huta Parbalokan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, meninggal dunia setelah dilarikan RS Tiara Siantar.

Penulis: gee. Editor: gun.