HETANEWS

5.000 Warga Ramaikan Milennial Road Safety Festival di Humbahas 

Acara Milennial Road Safety Festival yang digelar Polres Humbahas di Lapangan Merdeka Kota Doloksanggul, Rabu (27/2/2019). (foto/rachmat)

Humbahas, hetanews.com - Satlantas Polres Humbang Hasundutan (Humbahas)  menggelar acara akbar Millennial Road Safety Festival (MRSF) yang bertempat di Lapangan Merdeka, Kota Doloksanggul, Rabu (27/2/2019). Acara ini dihadiri sebanyak 5.000 kaum milenial dalam mendukung program keselamatan berlalu lintas.

Sejak pukul 06.00 WIB, event ini diawali dengan jalan santai. Dari anak-anak, kaum milenial dan kelompok dewasa antusias mengikuti festival tersebut. Pembukaan acara ini langsung dipimpin Kapolres Humbahas, AKBP DR. R. Dayan, SH.,MH.

MRSF 2019 ini dibagi atas dua sesi, Sesi I kegiatan jalan kaki sehat yang mengambil start depan Makopolsek Doloksanggul. Sesi II atau puncak acara digelar di Lapangan Merdeka Doloksanggul. Dilanjutkan dengan Yel Yel Milineal dan pementasan Tarian Colosal/Nusantara.


Pada kesempatan itu, Kapolres menyerahkan tongkat kepada Korban laka lantas yang memberi testimoni Giat MRSF. Dilanjutkan pelepasan balon dan burung merpati serta Deklarasi MRSF 2019 dengan penandatanganan spanduk MRSF 2019.

Acara ini di hadiri Pejabat Utama dan personel Polres Humbahas, Kadis Kesehatan Humbahas, Dr. Budiman, Kadis Perhubungan Jaulim Simanullang, Plt. Kasatpol PP Ricky Sihite, Kadis Perkim Rocky P. Simamora, Kadis Pendidikan Jamilin Purba, Kadis PUPR Jhonson Pasaribu, Kepala Cabang Jasa Raharja Kabupaten Hunbahas, Kadis Pora JW Purba, Koramil 0210/TU, pelajar SMA sederajat, mahasiswa Akbid/Akper Kecamatan Dolok Sanggul, Organisasi Simpang Empat Besar dan Simpatisan Dolosanggul, Simpang empat Kecil Doloksanggul, OKP FKPPI, KNPI, AMPI, IPK, PP, Persatuan Becak Bermotor Kecamatan Doloksanggul, Persatuan Sepeda motor Lawas, Pabung Mayor Inf. H. Gultom, Para Camat sekab Humbahas, Tokoh Masyarakat Tokoh Agama, Tokoh Adat dan LADN.

Kepada Hetanews.com, Kamis (28/1/2019), Kasatlantas Polres Humbahas, AKP Robinson Sembiring memaparkan, lewat amanat PBB tentang dekade aksi keselamatan jalan tahun 2011 hingga 2020 yang diratifikasi dalam instruksi Presiden No. 4 Tahun 2013 pemerintah melaksanakan rencana umum keselamatan berlalu lintas. Sehingga acara MSRF ini digelar seluruh penjuru Indonesia.

"Salah satu pelaku lalu lintas yang menjadi perhatian adalah generasi milenial, yang jumlahnya paling tinggi mengalami kecelakaan di jalan raya. Ada 57 persen kecelakaan di jalan raya di Indonesia adalah usia produktif dari usia 15 tahun hingga 38 tahun. Tren ini terus meningkat dari tahun ke tahun," terang Robinson.

Kecelakaan lalu lintas ini, sambung Robinson, menyebabkan meninggalnya manusia terbesar kelima di antara penyakit kronis lain berdasarkan data WHO. Karena itulah, secara nasional generasi milenial membuat gerakan, termasuk di Sumatera Utara dalam semangat tertib berlalu lintas sehingga kaum milenial mendeklarasikan keselamatan berlalu lintas.

Penulis: rachmat. Editor: gun.