Jakarta, hetanews.com - Viral video Bripka Rizal, seorang staf di SPN Polda Papua lulus ke pendidikan sekolah inspektur polisi (SIP). Video ini pun mendapat sambutan positif dari warganet.

Dalam video, Brika Rizal mengucapkan terima kasih kepada Kapolri, Kalamdiklat Polri, SDM Polri, Kapolda Papua, Ka.SPN Papua, dan serta seluruh pihak yang mendukungnya keran kelulusannya itu. 

Pernyataan terima kasih Bripka Rizal SPd asal SPN Polda Papua ini atas kebijakkan Kapolri dan Kalemdiklat Polri yang memberikan kesempatan bagi para pejuang Polri di SPN seluruh Indonesia.

Menanggapi pernyataan Bripka Rizal ini, Perwira Analisis Kebijakan Lemdikpol Irjen Pol Paulus Waterpauw menjelaskan bahwa Polri memberikan quota khusus  kepada 149 orang (personel polri) untuk mengikuti Pendidikan SIP di Setukpa Polri TA 2019.

Penerimaan khusus ini atas usulan Kalemdiklat Polri untuk mengganti perwira-perwira di seluruh SPN dan di Lemdiklat.

Mantan Kapolda di tiga daerah (Kapolda Sumut, Kapolda Papua, dan Papua Barat) ini melanjutkan, bahwa mereka ini khusus asal SPN dan Lemdik yang telah dinyatakan lulus, rencananya pendidikan dibuka pada tanggal 6 Maret 2019 mendatang. 

"Saat ini, ada perwira yang memasuki masa pensiun dari tugas di SPSN di seluruh Indonesia. Lalu diadakan seleksi. Kemudian masiha da 149 orang yang telah lolos seleksi, namun karena keterbatasan quota, mereka tidak dapat bekerja di SPN.

Namun oleh Bapak Kalamdiklat Polri Komjen Arief Sulisyanto, mengusulkan kepada Bapak Kapolri untuk mendapatkan quota khusus, dan disetujui pak Kapolri," ujar Perwira Analisis Kebijakan Lemdikpol Irjen Pol Paulus Waterpauw, Selasa (26/2/2019).

Sementara itu, Kapolda Papua Irjen Pol Martuani Sorimin mengatakan, pimpinan Polri memberikan reward kepada personel Polda Papua melalui program talent scouting, yaitu kepada personel polri yang telah melaksanakan tugas luar biasa.

" Tidak hanya kepada petugas operasional, tetapi juga kepada staf di lembaga pendidikan Polri. Selamat dan sukses," ujarnya.

"Jadi pemberian talent scouting  kepada anggota yang berdinas di Lemdik Polri itu menjadi salah satu motivasi yang bagus kepada seluruh anggota Polri yaitu adanya perlakuan yang adil," lanjut mantan Kadiv Propam Polri ini. 

  • Raih Piala AFF U22, Polri Pertimbangkan Beri Penghargaan ke Bripda Sani Rizky Fauzi

Sementara, Kepolisian RI kini tengah mempertimbangkan untuk memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi ke anggotanya Bripda Sani Rizki Fauzi (21).

Sani merupakan pemain Timnas U-22, yang mencetak gol pertama ke gawang Thailand sekaligus penyama kedudukan 1-1 di final Piala AFF U 22 Tahun 2019.

Saat ini Sani Rizki bertugas di Satbrimob Polda Metro Jaya. "Sudah disampaikan ke pimpinan Polri, apakah nantinya akan ada penghargaan tertentu terhadap yang bersangkutan yakni Sani Rizki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Rabu (27/2/2019).

Argo mengatakan Sani Rizki selama ini adalah kebanggaan kepolisian karena ia mampu menembus skuat Timnas U-22.

"Ayah Sani berprofesi tukang ojek dan ibunya cleaning service. Dengan kegigihannya, dia bisa dapat ranking di sekolah masuk polisi dan tembus timnas U-22. Dia adalah kebanggaan kepolisian," kata Argo.

Ia menjelaskan Sani Rizki adalah lulusan Seba Polri Tahun 2017 di Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara (SPN) Lido. "Ia mendapat ranking 5 di sekolah kepolisian tersebut," kata Argo mengutip Warta Kota.

Sekolah Pendidikan Kepolisian Negara atau yang dikenal SPN Lido berada di Lido, Sukabumi, Jawa Barat yang merupakan asal atau tempat Sani dan keluarganya tinggal.

"Setelah lulus SPN Lido, Sani mendapat penempatan pertama di Sabhara Polda Metro Jaya. Setelah selama 4 bulan di sana, ia kemudian dipindah ke Satbrimob Polda Metro Jaya, sampai sekarang," kata Argo.

Sani kata Argo oleh rekannya sesama anggota Polri dikenal sebagai sosok yang gigih.

"Dengan kedisiplinan dan kegigihannya pula, dia bisa mendapat ranking di sekolah, hingga mampu masuk Timnas U 22 dan menjadi kebanggaan kepolisian," lanjut Argo.

Seperti diketahui karena gol Sani dalam final Piala AFF U-22 Tahun 2019 di Kamboja, Selasa (26/2/2019) kemarin,, Timnas Indonesia U-22 berhasil menyamakan kedudukan 1-1.

Gol Sani ini memicu semangat semua pemain timnas hingga akhirnya mampu berbalik unggul 2-1 lewat gol Osvaldo. Akhirnya Timnas U-22 memenangkan laga final dengan skor akhir 2-1 dan menjadi juara Piala AFF U-22 Tahun 2019. 

sumber: tribunnews.com