HETANEWS

Pria Ini Nekat Keluar dari UGD hanya demi Merokok padahal Kondisinya Masih Tertancap Pisau

Pria dengan punggung tertusuk pisau nekat keluar rumah sakit untuk merokok.

Rusia, hetanews.com - Seorang pria yang bertelanjang dada dan hanya memakai celana pendek dengan pisau yang masih tertancap di punggungnya berjalan ke luar dari ruang gawat darurat hanya karena ingin merokok.

Pasien tersebut bernama Vladimir (34) mengalami pendarahan dari lukanya. Dia kemudian kembali lagi ke bangsalnya ketika dia diperingatkan bahwa nyawanya bisa saja jadi taruhan jika dia nekat keluar dengan berkata, "Anda akan mati."

Setelah peringatan itu, Vladimir kemudian berjalan masuk kembali ke ruangperawatan di rumah sakit di kota Kazan, Rusia. Seorang perawat yang mengetahui insiden itu merekam upaya luar biasa pria itu untuk merokok dengan kondisinya tersebut.

Kemudian, staf rumah sakit yang terkejut dengan tingkah pria itu mencoba untuk berunding dengannya. Pria itu terluka dalam 'perkelahian mabuk' tetapi detail pastinya tidak diketahui.

Pisau itu menembus bagian punggung pria itu begitu dalam sehingga hanya gagangnya yang terlihat. Staf ambulans yang bergegas ke tempat kejadian berhasil memasnagkan pembalut di sekitar luka karena pisau itu.

Tetapi, mereka belum mengeluarkan pisau tersebut karena tak mau mengambil risiko. Staf rumah sakit kemudian membuka pakaian pria itu ketika sampai di rumah sakit.

Namun, pria itu mengatakan bahwa dia harus melakukan sesuatu dan dia mulai berjalan ke luar ruangan. Dalam video, terdengar seorang perawat wanita bertanya kepadanya, "Vladimir, kamu marah?"

Ketika dia berjalan melewati rumah sakit, dia membungkuk untuk menahan rasa sakit dan pada satu titik memegangi pagar untuk menopang tubuhnya.

Perawat bertanya kepadanya: 'Seberapa jauh Anda akan pergi?

“Di luar musim dingin. Kembali!" tambahnya.

Vladimir berbalik dan mengatakan pada perawat bahwa dia akan 'merokok'.

Pria itu menunjukkan dia tidak memiliki rokok dan menyebutnya 'bodoh', tetapi meskipun demikian dia terus berjalan keluar, padahal salju terlihat di tanah dan suhu sekitar minus 10 derajat Celcius.

Kemudian seorang dokter pria dengan tegas memperingatkan Vladimir bahwa dia bisa saja mati dan mengajaknya masuk untuk mendapatkan suntikan agar dia bisa pulang.

Vladimir jelas berharap untuk mendapatkan rokok dari perokok lain di luar pintu rumah sakit, tetapi sia-sia.

Ketika korban pisau menyerah dan memutuskan untuk kembali ke dalam, perawat berkata, "Ya, kami akan memberikan satu suntikan dan membiarkan Anda pulang."

Otoritas kesehatan regional di Tatarstan mengatakan pria itu telah dirawat di Rumah Sakit Distrik Zelenodolsk. Seorang juru bicara mengonfirmasi bahwa Vladimir telah menjalani operasi untuk melepaskan pisau dan kondisinya 'stabil'. 

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.