HETANEWS

Pencuri Uang Gaji Pensiunan PT Pos Indonesia Divonis 2 Tahun

Komplotan pencuri PT Pos Indonesia mendengar vonis, di PN Simalungun. (foto ay)

Simalungun, hetanews.com – Ke empat terdakwa, Ijon Martian Purba alias Jon, Timbul Marbun,  Yusrizal dan Boy Simbolon, masing - masing divonis 2 tahun. Sedangkan Agam Wijaya, divonis 1 tahun. Vonis tersebut, diucapkan ketua majelis hakim, Roziyanti, di PN Simalungun, Rabu (27/2/2019).          

Vonis tersebut, sama dengan tuntutan jaksa. Para terdakwa dinyatakan terbukti bersalah, melanggar pasal 362 (3)KUH Pidana dan terdakwa Agam Jo pasal 56 KUHPidana.           

Komplotan ini, terbukti membongkar paksa kantor Pos Kecamatan Panei Tongah yang terletak, di jalan Saribu Dolok. Rumah Dinas Kantor Pos dirusak dan memecah kantor dengan linggis dan obeng yang sudah dipersiapkan para  terdakwa.         

Sebelum melakukan aksinya, terdakwa Jon yang sudah berteman, dengan Agam, menghubungi terdakwa Yusrizal untuk mencarikan mobil rental lepas kunci. Lalu Yusrizal, membawa mobil Avanza yang dirental milik M Nurdin BK1770 WT, setelah membayar uang rental Rp.250 ribu.        

Yusrizal selaku sopir, membawa Jon,  Agam dan Boy Simbolon, menjemput terdakwa Timbul Marbun, di Porsea dan marga Purba (DPO). Lalu menuju Panei untuk melancarkan aksi pencurian. Masing - masing terdakwa mendapat bagian Rp.3 juta.        

Akibat perbuatan para terdakwa, PT Pos Indonesia mengalami kerugian Rp.22.720.000.- Uang tersebut merupakan gaji pensiunan yang sudah diketahui para terdakwa.

Penulis: ay. Editor: gun.