HETANEWS

Pasca Pengendara Tewas, BPBD Hanya Siapkan Garis Pembatas

Irwansyah Saragih. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com- Pasca meninggalnya salah seorang pengendara sepeda motor, Sugiono (55), yang diduga terjatuh akibat jalan berlubang, di Jalan Manunggal Karya, BPBD Kota Siantar hanya akan membubuhi garis larangan melintas, di kawasan jalan rusak tersebut.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kota Siantar, Irwansyah Saragih, dimintai pendapatnya mengenai langkah yang dilakukan pihaknya setelah kejadian naas itu, mengatakan, akan mengupayakan agar jalan itu tidak lagi dilalui.

"Itulah nanti, upaya kita, kita bikin ajalah itu (garis pembatas), kira - kira jarak beberapa meter, kita bikin larangan untuk tidak melewati jalan tersebut," kata Irwansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/2/2019) siang.

"Itu kan sudah sedikit police line-nya jadi itulah dulu sementara," sambungnya.

Ia mengatakan, paling lama perbaikan jalan tersebut dikerjakan, pada akhir Maret 2019 yang akan datang.

Sementara, laporan untuk perbaikan jalan ke Pemko Siantar, diterima BPBD Kota Siantar dari pihak Kelurahan dan Kecamatan Siantar Marimbun, pada Januari 2019 yang lalu.

Sepeda motor yang dikendarai Sugiono (55), terjatuh  kedalam lobang Jalan Manunggal Karya, Kecamatan Siantar Marimbun. (Foto: Polres Siantar)

"Kejadian ini kan yang kita tidak inginkan. Mungkin naas ini, karena dia (korban) kan gak tau jalan itu (rusak). Kami berdukalah, karena dia juga kan bukan warga Kota Siantar," kata Irwansyah saat disinggung terkait bantuan Pemko Siantar terhadap korban.

Atas kejadian itu, kata Irwansyah, pihaknya menghimbau agar pengguna jalan yang melintas di Jalan Manunggal Karya itu, tetap waspada dan hati hati.

Baca juga: Pemko Siantar Berpotensi Digugat Akibat Lamban Perbaiki Jalan Rusak

Informasi yang dihimpun dari Polres Siantar, salah seorang pengendara sepeda motor, Sugiono (55), melaju dari arah jalan Melanthon Siregar, melewati Jalan Manunggal Karya menuju arah Jalan Parapat, Kecamatan Siantar Marimbun, Selasa dini hari (26/2/2019), sekitar pukul 04.45 WIB.

Polisi menduga, terjadinya kecelakaan akibat adanya lubang besar, di tengah badan jalan, yang bermula akibat longsor. Sehingga pengendara sepeda motor tidak memperhatikan lubang dan akhirnya terjatuh kedalam lubang dengan kedalaman 3 meter dan  lebar 5 meter.

Akibat kejadian naas itu, Sugiono yang diketahui tinggal di Huta Parbalokan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, meninggal dunia di RS Tiara Siantar.

Penulis: gee. Editor: gun.