HETANEWS

Hati – hati!!! Sebelum Dilantik, Caleg Terpilih Bisa Langsung Diganti Parpol Pengusung

Siantar, hetanews.com – Sebaiknya para calon legislatif  (Caleg) harus ekstra hati – hati dalam bertindak, menjelang Pemilu 2019 yang digelar serentak, pada 17 April 2019 mendatang.

Mengapa harus was – was, karena Caleg yang melakukan  pertemuan (lobi – lobi) dengan warga pemilih dan penyebaran Alat Peraga Kampanye  (APK) seperti baliho, spanduk dan umbul-umbulnya sendiri, tanpa diketahui pengurus partai politik pengusungnya, maka siap – siap, Caleg yang bersangkutan akan langsung  di PAW, sebelum dilantik, ungkap Marjo Situmorang, Wakil Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Simalungun, lewat keterangan tertulisnya, Selasa (26/2/2019).

Menurutnya, hal itu dapat dilakukan oleh pengurus partai politik sesuai dengan tingkatannya. Dimana para Caleg dalam UU Pemilu Nomor 7 tahun 2017 dan PKPU 23 tahun 2018, PKPU 28 perubahan atas PKPU 23 tahun 2018 dan PKPU 33 tahun 2018 perubahan kedua atas UU 23 dan 28 tahun 2018 tentang kampanye yang diatur adalah peserta pemilu, dimana peserta pemilu yang dimaksud adalah partai politik, bukan para calon kontestan yang dimaksud, jelasnya.

Namun hal ini, merupakan suatu tata cara KPU dalam membatasi ruang gerak para Caleg yang harus disetujui oleh pengurus partai, baik itu saat tatap muka atau pertemuan terbatas dengan warga pemilih.

Oleh karena itu, tidak salah, bahwa pengurus  partai mungkin sudah mengintai seluruh ruang gerak para Caleg yang tidak tunduk pada aturan dan peraturan, tandasnya.

Salah satunya dalam kampanye dan hal itulah yang menjadi peluang bagi para pemangku kepentingan, di partai politik, sebagai senjata pamungkas untuk mem-PAW  Caleg sebelum dilantik atau sesudah dilantik nantinya.

Dimana atas dasar temuan mereka para kontestan (caleg) yang tidak turut aturan partai, maupun perundang – undangan, membuat para Caleg yang berkompetisi agar tidak ada jalan sendiri – sendiri tanpa berkonsultasi dengan pengurus partai karena berpeluang untuk diganti nantinya, tutup Marjo mengakhiri.

Penulis: tim. Editor: gun.