HETANEWS

Jembatan Ring Road di Siantar Mangkrak, Ada Apa dengan Kontraktor?

Kondisi jembatan ring road di Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba. (foto/gee)

Siantar, hetanews.com - Proyek jembatan ring road mangkrak, disebabkan PT. Tisah Lestari, memilih berhenti menyelesaikannya.

Dinas PUPR Kota Siantar memutus kontrak dan berencana melakukan tender baru. Pembangunan jembatan itu, dikerjakan mulai Juni 2018 dan baru diputus kontrak, pada Februari 2019.

"Gak mampu pemborongnya, jadi kita putus kontrak," kata Pramodia Panjaitan, PPK Dinas PUPR, dihubungi via telephone, Jumat (21/2/2019).

Jembatan untuk jalan ring road tersebut, terletak sebelum Jalan Tambun Timur, Kelurahan Tanjung Tongah, Kecamatan Siantar Martoba.

Jembatan tersebut diibangun dengan anggaran senilai Rp.12 Milyar, dan ditargetkan selesai, pada bulan Desember 2018.

"Sesuai aturan, kita  sudah tagih jaminan pelaksanaanya. Sebagai PPK saya minta ke Kepala Dinas PUPR supaya diblack list perusahaan itu," katanya.

"Sesuai progres terakhir yang sudah kita bayarkan, diposisi keuangannya 75 persen dari kontrak," ucapnya menambahkan.

Pramodia, mengatakan, berhentinya proyek jembatan tersebut dikarenakan Kontraktor dari PT. Tisah Lestari sudah tidak mampu lagi melanjutkan pembangunan.

"Itulah kata orang itu, gak mampu lagi keuangan orang itu melanjutkannya, makanya kita putus," pungkasnya.

Menurut dia, kemungkinan besar akan dilakukan lagi tender untuk melanjutkan pembangunan tersebut.

"Kita lihat peraturan lagi, kemungkinan tender baru, kalau masih bisa Perpers 54, pemenang untuk mempercepat bisa kita tunjuk. Tapi selanjutnya kita konsultasikan lagi," jelasnya.

Penulis: gee. Editor: gun.