HETANEWS

Dua Pencuri dan Pemalsu STNK Diadili di PN Simalungun

Empat terdakwa mengikuti jaksa, meninggalkan ruang sidang usai pembacaan dakwaan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua terdakwa pencuri mobil, disidangkan terpisah dengan orang yang menyuruh dan memalsukan STNK mobil.

Dedi Wahyudi Lubis alias Bror (40), warga jalan Seram, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, merupakan residivis yang sudah berulang kali dihukum, diadili bersama terdakwa Darwan Harahap Purba Tondang (42), warga jalan Gurilla, Kecamatan Sitalasari, Kota Siantar.

Keduanya didakwa sebagai pencuri mobil Terios, di PN Simalungun, Rabu (20/2/2019).

Menurut dakwaan jaksa, Augus Vernando, keduanya disuruh oleh terdakwa Rimedi Girsang (36), warga jalan Melanthon Siregar, pemilik usaha fotocopy dan studionya foto.

Pencurian dan pemalsuan STNK mobil Terios BK 2617 TU jadi 1176 TW, bermula ketika terdakwa Rimedi, menerima gadaian mobil Terios dari Pratiwi. Lalu mobil tersebut dijual kepada Tima Saragih, melalui terdakwa Henris Pandapotan Purba (40), warga komplek Setia Budi Makmur.

Tapi terdakwa Henris, meminta agar terdakwa Rimedi mengganti identitas mobil atau memalsukan STNK. Lalu STNK dirubah atas nama Tima Saragih, melalui calo, M Rusli seharga Rp.3 juta.

Setelah diperiksa petugas, diketahui, kalau STNK yang telah dipalsukan adalah milik Daihatsu Zebra (Angkutan CV Japaris). Lalu mobil Terios tersebut dicuri kedua terdakwa, Dedi dan Darwan atas perintah Rimedi, dengan memberikan upah kepada keduanya.

Diketahui mobil diparkir di Dusun Barung, Nagori Purba, berdasarkan aplikasi GPS. Lalu Rimedi bersama Dedi dan Darwan, mengambil mobil itu, karena kunci ada pada terdakwa Rimedi.

Untuk mengelabui, agar tidak ketahuan, Dedi dan Darwan disuruh mengganti plat mobil. Kedua pencuri dijerat dengan pasal 363. Sedangkan terdakwa lainnya dijerat dengan pasal 266 (1) Jo pasal 55 (1) ke-1 KUH Pidana.

Akibat perbuatan para terdakwa, Tima Saragih mengalami kerugian Rp.50 juta. Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung, menunda persidangan hingga sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.