HETANEWS

Dengar Kabar Duka, Camel dan Widya Melayat ke Rumah Alm Baharuddin

Caleg Partai Golkar untuk DPR RI, Dapil Sumut 1, Camelia Lubis dan Caleg DPRD Medan, Dapil 5, Widya Agustina Lubis, saat melayat ke rumah duka, di Jalan Pendidikan Gg. Sempurna No. 13, Starban, Kecamatan Medan Polonia. (foto/adr)

Medan, hetanews.com-Sebagai wujud rasa berbelasungkawa atas meninggalnya salah seorang tokoh jurnalis senior, di Sumut yang merupakan Pimpinan Umum Starmedia Group dan juga Pemred di Harian Andalas, H. Baharuddin, Selasa (19/2/2019), Caleg Partai Golkar untuk DPR RI, Dapil Sumut 1, Camelia Lubis dan Caleg DPRD Medan, Dapil 5, Widya Agustina Lubis, yang mendapat kabar tersebut saat sedang duduk di Hermes Place Polonia, langsung melayat ke rumah duka, di Jalan Pendidikan Gg. Sempurna No. 13, Starban, Kecamatan Medan Polonia.

Dalam layatannya, Camelia dan Widya yang disambut keluarga juga turut mendoakan almarhum. Bahkan, Camel juga terlihat sempat bercerita kepada salah seorang anak almarhum.

Sebelum meninggalkan rumah duka, Camel dan Widya, mengucapkan rasa berbelasungkawanya kepada pihak keluarga yang diwakilkan oleh anak keempat almarhum, Irfan Bahar.

"Saya terkejut mendengar kabar duka ini, bahwa ada salah seorang jurnalis senior di Sumut ini yang meninggal. Makanya setelah mendapat kabar tersebut, saya mengajak Widya dan teman-teman lainnya untuk melayat kemari," ucap Camel kepada anak keempat almarhum yang turut didampingi Widya dan juga timsesnya antara lain, Kelana Putra, Nittrina Elda, dan Silvi 'Beijing'.

Camel juga mengaku, bahwa Alm Baharuddin merupakan sosok yang baik dan juga bisa menjadi panutan bagi semuanya. Sebab, menurut Camel, Alm H. Baharuddin, merupakan salah seorang tokoh jurnalis yang sudah berpuluh tahun bergelut di dunia jurnalistik.

Sementara, Irfan Bahar, mewakili keluarga Alm H. Baharuddin, mengucapkan rasa terimakasihnya atas kemurahan hati dan kehadiran keduanya yang telah menyempatkan diri untuk melayat kerumah duka.

"Saya mewakili keluarga mengucapkan terimakasih atas kunjungan mbak Camel dan juga mbak Widya yang sudah menyempatkan diri melayat kemari. Kami dari pihak keluarga juga mohon maaf, bilamana ada kesalahan dan khilafan beliau semasa hidup," sebut Irfan yang memohon maaf atas kesalahan beliau semasa hidupnya.

Penulis: adr. Editor: gun.