HETANEWS

Tersangka OTT Pegawai PDAM Tirtalihou Diserahkan ke Jaksa

Kasi Pidum, Allan H Baskara dan tersangka ES didampingi pengacaranya. (foto kolase/ay)

Simalungun, hetanews.com - Polres Simalungun menyerahkan tersangka Operasi Tangkap Tangan (OTT), kasir PDAM Tirtalihou unit Sinasih, Kecamatan Silau Kahean, berinisial ES (41) ke Kejari Simalungun, Rabu (20/2/2019).

Penyerahan diterima tim jaksa Pidsus, Firmansyah dan Juna Karo-Karo.

Demikian dijelaskan Kajari, Irvan Paham PD Samosir, melalui Kasi Pidum, Allan H Baskara, kepada wartawan, siang itu, di kantornya, jalan Asahan Km 4,5.

Dikatakan Allan, tim jaksa sudah menyatakan berkas lengkap (P-21), maka penyidik menyerahkan tersangka dan  barang bukti uang sebesar  Rp.11.200.000.

"Saat ini tersangka dititipkan di Lapas Klas IIA P.Siantar, hingga dilimpahkan ke pengadilan Tipikor di Medan,"jelasnya.

Tersangka didampingi pengacara, Tri Hutagalung, dan dijerat pasal 12 huruf E UU NO:20/2001 tentang pungutan luar (pungli) Jo pasal 64 KUHPidana.

Secara ringkas, Allan menjelaskan, penangkapan ES oleh  pihak Polres Simalungun terkait OTT, dengan barang bukti uang lebih dari Rp.11 Juta. ES melakukan kutipan kepada warga yang melakukan pemasangan air ke rumahnya, sebesar Rp.1.500.000 dari 17 pelanggan.

Baca juga: Tersangka OTT PDAM Tirtalihou Prapidkan Polres Simalungun

Padahal, Perusahaan Air Minum itu sudah menerima hibah dari pemerintah pusat, sebesar Rp.6 Miliar dan dana penyertaan modal dari PUPR Pemkab Simalungun untuk sambungan air ke rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), di Nagori Sinasih sebanyak 34 KK.

Pemasangan sambungan rumah, mendapat subsidi Rp.2 juta hingga 3 juta. Namun tetap melakukan pungli. Uang tersebut, sebahagian sudah habis, dipergunakan terdakwa dan sebahagian lagi sudah disetor ke rekening non PDAM Tirtalihou.

Penulis: ay. Editor: gun.