HETANEWS

Petani Ganja Ini Divonis 9 Tahun Bui

Terdakwa Suherly Syahputra usai divonis 9 tahun penjara di PN Simalungun, Rabu (20/2/2019). (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Majelis hakim PN Simalungun diketuai Novarina Manurung, SH., menjatuhkan pidana selama 9 tahun penjara denda Rp800 juta subsider 3 bulan penjara terhadap Suherly Syahputra (39) dalam persidangan, Rabu (20/2/2019).

"Menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 111 (1) UU RI No.35/2009 tentang narkotika dalam bentuk tanaman," kata Novarina.

Vonis tersebut lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa Nova Miranda Ginting, SH., yang sebelumnya menuntut pidana penjara selama 10 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim. 

Warga Huta Panribuan, Kecamatan Dolok Silau ini terbukti menanam dan memanen ganja di kebunnya sebanyak 19 batang. Lalu sempat dijual kepada Edreys Purba alias Deres yang lebih dulu ditangkap Polsek Dolok Silau. Dari Deres disita 5 paket sabu dan 2 bungkus ganja.

Saat diinterogasi petugas, Deres mengaku membeli ganja dari terdakwa Suherly seharga Rp100 ribu. Berdasarkan pengakuan itu, polisi langsung menangkap terdakwa di rumahnya pada Rabu, 1 Agustus 2018. Juga 19 batang pohon ganja diamankan dari ladangnya.

Terdakwa didampingi pengacara Antoni Sumihar Purba, SH., menyatakan pikir-pikir atas putusan hakim itu. 

Penulis: ay. Editor: ivan.