HETANEWS

Kasus KM Sinar Bangun, Kadishub Samosir Segera Disidang

Kasi Penkum Kejatisu, Sumanggar Siagian. (foto/adr)

Medan, hetanews.com - Hampir delapan bulan ditetapkan tersangka oleh Polda Sumut, berkas perkara tenggelamnya KM Sinar Bangun atas nama tersangka Kadis Perhubungan (Kadishub) Samosir, Nurdin Siahaan akhirnya dinyatakan P21 (lengkap) oleh Kejaksaan.

Diungkapkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Sumanggar Siagian
bahwa berkas tersangka Nurdin Siahaan dinyatakan sudah lengkap, Senin (18/2/2018).

"Berkasnya Nurdin Siahaan sudah P21, baru hari ini (Senin) berkasnya ditandatangani Bidang Pidana Umum," ujar Sumanggar.

Untuk selanjutnya, Sumanggar belum bisa memastikan, kapan penyidik Polda Sumut menyerahkan
tersangka berikut barang bukti (P22) ke Kejatisu.

"Sesuai Undang-Undang, biasanya 20 hari setelah P21, harus diserahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan. Tapi bisa juga
sebulan, tergantung penyidik Polda Sumut itu," katanya.

Terkait apakah tersangka ditahan, Sumanggar mengaku tidak mengetahuinya. "Enggak taulah, itu tanya ke Polda (Sumut) lah. Kami
hanya menerima berkas saja," bilangnya.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba pada 18 Juni 2018 lalu, Kadishub
Samosir Nurdin Siahaan ditetapkan sebagai tersangka. Namun, atas pertimbangan penyidik Polda Sumut, Nurdin Siahaan tidak
ditahan.

Sebelumnya, empat tersangka KM Sinar Bangun sudah lebih dulu diadili di Pengadilan Negeri (PN) Balige. Keempatnya adalah, Poltak Saritua Sagala selaku nakhoda KM Sinar Bangun, Golpa F Putra selaku Kapos Simanindo. Kemudian, Karnilan Sitanggang
selaku pegawai honor Dishub Samosir yang menjadi anggota Kapos Pelabuhan Simanindo dan Rihad Sitanggang selaku Kabid
Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan Dinas Perhubungan
Samosir. 

KM Sinar Bangun tenggelam dalam pelayaran melintasi Danau Toba dari Pelabuhan Simanindo, Samosir menuju Tigaras,  Simalungun.  Kapal itu diperkirakan membawa sekitar 200 penumpang dan puluhan kreta. Secara resmi, 164 penumpang yang menjadi korban dinyatakan hilang dari peristiwa nahas tersebut.
 

Penulis: adr. Editor: gun.