Siantar, hetanews.com – DPP Partobuna (Pomparan Toga Raja Butarbutar Dohot Boruna) meminta hakim berlaku adil menangani kasus penganiayaan dialami Serti Mariana Butar-butar oleh HS, oknum dokter yang merupakan majikannya.

Permintaan disampaikan Ketua Partobuna Kota Siantar, Urupan Butar-butar mengingat kasusya memasuki pembacaan putusan dari hakim Pengadilan Negeri Siantar dalam pekan ini.

Dijelaskannya, DPP Partobuna mengapresiasi kinerja penyidik Polres Siantar dan jaksa telah membawa kasusnya ke tingkat penuntutan. Terdakwa sendiri telah dituntut 10 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Kami apresiasi kinerja penyidik, JPU karena telah menyelesaikan kasus ini ke tingkat penuntutan walaupun kasus ini telah bergulir selama satu tahun namun demikian kami tetap sampaikan apresiasi," ujarnya, Senin (18/2/2019).

Ia mengatakan, penganiayaan majikan terhadap pembantu rumah tangganya sendiri sering terjadi sehingga menurutnya para 'wakil tuhan' harus memberi keadilan yang semestinya.

"Kami minta kasus penganiayaan terhadap Serti Mariana Butarbutar mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya dari majelis hakim. Jika tidak, maka akan menjadi preseden buruk bagi citra keadilan apalagi ini terhadap pembantu rumah tangga yang sangat rentan terhadap penganiayaan oleh majikan," tegasnya.

Dikatakannya bahwa korban warga Jalan Sejahtera melaporkan dr Herawati Sinaga atas penganiayaan yang dialaminya ke Polres Siantar dengan nomor: LP / 94 / II / 2018/ SU / STR, tanggal 26 Februari 2018.

Peristiwa tersebut terjadi Minggu, 25 Februari 2018, pukul 09.30 Wib di kediaman terdakwa di Jalan Viyata Yuda, Kelurahan Setia Negara, Kecamatan Siantar Sitalasari. (release)

Baca juga: Kasus Majikan Aniaya Pembantu, Oknum Dokter Gigi Dituntut 10 Bulan