HETANEWS

Dua Warga Parapat Penghisap Ganja Dibui 24 Bulan

Kedua terdakwa berdiri mendengar vonis 2 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Dua warga Parapat, Thomas Simbolon (30) dan Julham alias Effendi (35), masing - masing divonis 24 bulan penjara, di PN Simalungun, Senin (18/2/2019).

Vonis hakim Novarina Manurung, Nasfi Firdaus, dan Justiar Ronald tersebut, lebih ringan 1 tahun dari tuntutan jaksa.

Sebelumnya, jaksa Juna Kaban, menuntut pidana penjara selama 3 tahun.

Kedua terdakwa, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 127  (1) huruf a UU RI No.35/2009 Jo pasal 55 (1) ke-1 KUHP.      

Keduanya terbukti menghisap ganja yang dicampur dengan tembakau rokok. Thomas dan Julham, ditangkap dari belakang warung Bunda Sinaga yang terletak di pinggir jalan SM Raja, Kelurahan Girsang Sipangan Bolon, Parapat, pada Jumat, 20 Juli 2018, lalu.

Anggota Polsek Parapat menyita puntungan rokok yang tembakaunya sudah dicampur ganja yang dihisap para terdakwa.      

Diakui kedua terdakwa, bahwa ganja diperoleh dari Herman (DPO), dekat pangkalan bus pariwisata. Tapi polisi tidak berhasil menangkap Herman.

Menurut hakim, hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkotika. Sedangkan hal meringankan, para terdakwa belum pernah dihukum dan menyesal.      

Persidangan dibantu panitera, Dedy Tambunan, dinyatakan selesai dan ditutup. "Tok...tok, sidang ditutup dan selesai,"kata hakim.

Penulis: ay. Editor: gun.