HETANEWS

Hakim & Jaksa Sepakat Dua Pemlik Sabu Dibui 7 Tahun 

Kedua terdakwa meninggalkan ruang sidang usai divonis 7 tahun penjara. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Hakim dan jaksa sependapat menghukum dua warga Jalan Pesantren, Kelurahan Pondok Sayur, Pematangsiantar, Kurnia Surbakti alias Bhakti (24) dan M. Mansyur alias Maman (24), masing-masing 7 tahun penjara pada sidang PN Simalungun, Senin (18/2/2019).          

Hakim pimpinan Novarina Manurung, mempersalahkan terdakwa dengan Pasal 114 (1) denda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara. Sedangkan jaksa dalam pembuktiannya menjerat kedua terdakwa dengan Pasal 112 (1) jo Pasal 132 UU RI No. 35/2009 dengan denda Rp800 juta subsider 3 bulan penjara.           

Menurut hakim, sesuai fakta hukum yang terungkap di persidangan, Kurnia Surbakti dan M. Mansyur ditangkap anggota Satnarkoba Polres Simalungun, pada Jumat, 20 Juli 2018. Saksi Parlin Saragih, Marudut Nababan, Andi Nainggilan lebih dulu menangkap terdakwa Mansur di Gang Inpres Nagori Karang Sari.             

Dari terdakwa Mansur polisi menyita sepaket sabu yang dibuang Nopri saat mengendarai sepeda motor. Nopri berhasil melarikan diri, sedangkan terdakwa Mansur yang dibonceng langsung ditarik petugas.

Mansur mengaku sabu tersebut adalah milik Nopri yang dibeli melalui terdakwa Kurnia. Polisi pun menangkap Kurnia dari sebuah warung miso di Pondok Sayur yang tak jauh dari rumahnya dan menyita sepaket sabu.             

Keduanya didampingi pengacara Antoni Sumihar Purba, menyatakan pikir-pikir atas vonis hakim itu.

Penulis: ay. Editor: gun.