Mon 18 Mar 2019
Menyambut HUT Hetanews.com ke 5, kami membuka peluang terhadap jurnalis-jurnalis muda (usia 21-31) untuk bergabung dengan kami di seluruh wilayah Sumatra Utara (Sumut).
Kirim lamaran dan CV ke alamat Redaksi di Jalan Narumonda Atas No 47, Pematangsiantar-21124, Tel (0622-5893825) HP: 082167489093 (Reni)/ 082274362246 (Tommy Simanjuntak) atau Email: redaksihetanews@gmail.com. Pengumuman ini berlaku dari 7 Maret sampai 7 April 2019. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Pas Malam Minggu, Remaja Ini Dikeroyok hingga Opname di Rumah Sakit

Adam Subarkah Hutasuhut (20) saat mendapat perawatan medis di rumah sakit, akibat luka di kepala yang dialaminya, Minggu (17/2/2019). (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Adam Subarkah Hutasuhut (20), warga Jalan Nagur, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Utara, terpaksa dilarikan kerumah sakit, lantaran luka di kepala yang dialaminya, Minggu (17/2/2019).

Luka dikepala Adam, disebabkan pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga orang pria yang berlangsung di depan Sekolah Dasar (SD) Jalan Singosari, Kurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, Sabtu (16/2/2019) malam lalu.

Menurut abang korban, bernama Imam Hutasuhut, menyampaikan, adiknya menjadi korban pengeroyokan saat melintas di lokasi kejadian dan dicakap kotori oleh pelaku.

"Adik saya pada saat itu sedang mengendarai sepeda motor. Pas melintas di Jalan Singosari, adik saya dicakap kotori. Adik saya tidak terima dan menemui pelaku yang mengucapkan kata kotor itu," ujar Imam yang ditemui usai membuat laporan di Polres Siantar.

Sambung Imam lagi, pelaku yang mengeroyok adiknya, diketahui bernama Anggi (20), warga Jalan Singosari, Gang Sumber Sari, bersama dua rekannya, Bayu dan Baya.

"Adik saya dipukul pakai batu dan dikeroyok. Habis pengeroyokan itu adik saya sempat dilarikan ke rumah sakit Tentara dan dirujuk ke rumah sakit Vita Insani," ujarnya.

Dengan kondisi yang cukup parah, akhirnya Adam Subarkah Hutasuhut kembali dirujuk ke rumah sakit Malahayati Kota Medan.

Sementara itu, Frederiq Rangkuti selaku kuasa hukum korban yang ditemui memyampikan, agar pihak kepolisian yakni Polres Siantar segera mengamankan tiga pelaku pengeroyokan.

"Ya.. dalam kasus ini, kita berharap pihak kepolisian bergerak cepat untuk menangkap pelaku sebelum melarikan diri," ujarnya ketika diminta tanggapanya.

Takhanya itu, Frederiq Rangkuti kembali menyampaikan, pasca membuat laporan. Pihak kepolisian Satreskrim Polres Siantar telah memeriksa beberapa saksi yang menyaksikan korban dikeroyok.

"Tadi juga, sudah ada saksi yang diperiksa oleh petugas. Kedepannya kita berharap pelaku agar cepat ditangkap," pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: gun.