HETANEWS

Kapoldasu: Pesta Demokrasi Membawa Kearah yang Lebih Baik, Bukan Permusuhan

Kapolda Sumut, Irjen Pol, Agus Adrianto (tengah) dan Direktur Utama PTPN IV, Siwi Peni (kanan), disela - sela acara family gathering yang di PTPN IV, sekaligus mendeklarasikan Pemilu damai, Minggu, 17 Februari 2019.

Simalungun, hetanews.com - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, menyambut baik acara family gathering yang digelar PT. Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV), sekaligus mendeklarasikan Pemilu damai, di perkebunan teh Purbasari, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Minggu (17/2/2019).

"Kegiatan ini juga deklarasi damai, artinya komitmen keluarga besar PTPN IV untuk menjaga, melaksanakan Pemilu nanti akan bisa berjalan aman dan damai," kata Irjen Pol Agus.

Ia menambahkan, pada persiapan Pemilu 2019 nanti, seluruh wilayah Polres di Sumut akan melakukan pemetaan wilayah rawan masing – masing. Menurut Andrianto, Pemilu 2019 kali punya kerawanan yang cukup berbeda.

"Pemilu kali ini memiliki kerawanan yang berbeda. Karena ambang batas bagi partai politik peserta pemilu, tentu akan saling tarik menarik dan memanaskan situasi," kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan upaya cooling system, untuk menyejukkan masyarakat dan mengingatkan bahwa kemanan dan ketertiban itu sangat diperlukan.

"Salah satunya seperti kegiatan yang dilakukan bersama PTPN IV ini. Menyejukkan masyarakat dan mengingatkan keluarga besar kita semua, bahwa bahwa kemanan dan ketertiban sangat kita perlukan," paparnya.

Kapolda Sumut menghimbau, pesta demokrasi tentunya membawa masyarakat kearah yang lebih baik, bukan saling membuat bermusuhan dan saling membenci satu sama lain.

"Jangan pernah dibodohi siapapun, jangan pernah dengar kata siapapun. Ingat bahwa bangsa ini butuh persatuan dan kesatuan. Kontribusi dari kita sangat memberi dukungan demi terwujudnya persatuan dam kesatuan itu sendiri," himbaunya.

Direktur Utama PTPN IV, Siwi Peni, mengatakan melalui kegiatan ini pihaknya lebih fokus untuk mengingatkan lagi bagaimana PTPN IV ini lebih eksis kedepannya, sehingga dapat bermanfaat kepada masyarakat sekitar.

"Pileg dan pilpres adalah kewajiban warga negara, tapi jangan membuat itu menjadi sebuah perbedaan," ujar Siwi mengakhiri.

Penulis: gee. Editor: gun.