HETANEWS.COM

Binter Gultom Gantikan Pengurus Lama PK SBSI Pabatu

Ketua DPC SBSI Kota Tebingtinggi - Sergai, Binter Gultom, Sabtu (16/2/2019). (Foto/WH)

Tebingtinggi, hetanews.com - Bongkar muat inti kelapa sawit yang ada di PKS PTPNIV Pabatu, tampaknya menjadi polemik.

Sebab, para anggota bongkar muat yang sejak 20 tahun menjadi SBSI, kini beralih menjadi anggota KSPSI. Seperti yang diberitakan sebelumnya, masyarakat yang mengaku menjadi anggota FSPTD KSPSI, telah menghambat truk bermuatan inti kelapa sawit milik CV Karya Mandiri.

Ketua DPC SBSI Kota Tebingtinggi – Sergai, Binter Gultom saat dikonfirmasi hetanews.com, di kediamannya, Sabtu (16/2/2019), menyampaikan, bahwa kepengurusan lama sudah kita ganti dengan kepengurusan baru, karena kepengurusan lama dianggap sudah  melanggar AD/ART SBSI.

Dan hal inipun, kita juga sudah melayangkan surat kepada pimpinan PTPN IV Pabatu, bahwa kepengurusan PK SBSI Pabatu, telah diganti dengan kepengurusan yang baru, ucap Binter Gultom.

Adapun kepengurusan yang baru di PK SBSI Pabatu, lanjut Binter, yaitu, sebagai Ketua, Dimpos Pakpahan, Wakil Ketua, Benges Situmeang, Sekretaris, Tumpak Marbun, Wakil Sekretaris 1, Muliadi, Wakil Sekretaris 2, Rian Pamando Sibuea dan Bendahara, Emilia Br Damanik.

Adapun keputusan ini, sesuai hasil rapat pleno pengurus DPC SBSI Kota Tebingtinggi – Sergai, pada tanggal 31 Januari 2019, lalu.

Mengingat pasal 33 dan 37 Anggaran Dasar (AD) SBSI , pasal 22 Anggaran Rumah Tangga (ART), oleh karena itu, Ramlan Darwis cs, tidak dapat lagi menjalankan roda - roda organisasi dan tidak ada kenyamanan bagi pihak angkutan.

"Mereka sudah 20 tahun menjadi anggota SBSI, mereka masuk ke FSPTD KSPSI, tanpa saya ketahui dari awal. SBSI tidak pernah memaksakan penguasaha untuk melakukan bongkar muat, itu terserah kepada pihak pengusaha. Coba lihat di undang – undang,”tegas Binter.

Penulis: wh. Editor: gun.