HETANEWS

MoU PT Inalaum dengan Toyota Dihadiri Menko Perekonomian RI, Ini Pesan Dandim 0208/As

Dandim 0208/As, Letkol Inf Sri Marantika Beruh saat menghadiri agenda kunjungan Menko Perekonomian, Darmin Nasution di Pabrik Peleburan Aluminium (Inalum) Jalan Acces Road, Kuala Tanjung. Kamis, (14/2/2019).

Asahan, hetanews.com - Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Darmin Nasution ke Kabupaten Batubara yang disambut Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi, terkait agenda penandatanganan (Memorandum Of Understanding) PT. Industri Asahan Aluminium (Inalum) dengan Toyota, mendapat perhatian khusus dari Dandim 0208/As, Letkol Inf. Sri Marantika Beruh, Kamis (14/2/2019) kemarin.

Dalam penandatanganan yang disaksikan Bupati Batubara, Zahir, Kapolres Batubara, Robinson Simatupang serta para tamu dan undangan tersebut, dijelaskan bentuk kerjasama antara perusaahan 'plat merah' dengan perusahaan otomotif raksasa, asal Jepang tersebut.

Yakni, tentang penggunaan produk material lokal aluminium paduan A356  yang bertujuan untuk mendukung industri otomotif nasional.

Dalam keterangannya, Dandim 0208/As, mengajak seluruh pihak untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, terutama di Kabupaten Batubara yang menjadi salah satu distrik yang menjadi fokus, di wilayah Kodim 0208/As.

"Kita berharap kepada semua pihak, agar tetap menjaga suasana iklim investasi yang kondusif. Karena merupakan suatu kebanggaan bagi kita semua, jika roda perekonomian di Wilayah Distrik (Kodim 0208/As,red) kita dapat lebih bergelora, karena MoU (Inalum dan Toyota, red) ini," ungkap Dandim pada hetanews.com.

Lanjut Dandim, dalam hal menjaga stabilisasi dalam negeri, khususnya di wilayah Kabupaten Asahan, Kabupaten  Batubara dan Kota Tanjungbalai, jajaran Kodim 0208/As siap bersinergi dengan para pemangku kepentingan, terkait pengamanan daerah teritorial, guna menciptakan suasana yang kondusif bagi para investor yang akan menanamkan modalnya.

"Jika pengamanan daerah dianggap para investor aman dan kondusif, maka sudah barang tentu rasa was-was ataupun khawatir tidak akan menghantui para pemilik modal tersebut, dan hasil itu semua akan menjadi pemasukan (kas, red) Negara, terutama dari sektor pajak, “tandas Dandim mengakhiri.

Penulis: rendi. Editor: gun.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.