HETANEWS

Sempat Heboh, Ini Perkembangan Kasus Anggota OKP Pengeroyok di Siantar

Tiga pelaku pengeroyok ditahan polisi. (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Kasus pengeroyokan wartawan di Pematangsiantar oleh sekelompok anggota Organisasi Kepemudaan (OKP) sempat membuat heboh masyarakat. Seperti apa perkembangan kasusnya?

Kepada hetanews, Slamet Riady, jaksa dari Kejari Siantar mengatakan berkas perkara kasusnya belum lengkap. Saat ini berkas perkara berstatus P19 atau pengembalian berkas ke penyidik Satreskrim Polres Siantar.

"Sekira dua hari lalu (13/2) kita kembalikan (P19). Masih ada yang kurang (data) untuk dilengkapi," katanya dari seberang telepon, Jumat (15/2/2019).

Baca juga: Dibantu Polda Sumut, 3 Pengeroyok Wartawan Ditangkap 1x24 Jam

Dalam kasusnya, polisi telah meringkus 3 pelaku berinisial AW, MS dan ZE yang merupakan anggota OKP. Slamet yang dihunjuk sebagai jaksa peneliti mengatakan, ketiga pelaku dijerat Pasal 170 subsider Pasal 351 KUH-Pidana. Menurutnya, polisi belum ada menangkap pelaku lainnya.

"Tidak ada DPO (daftar pencarian orang) dalam berkasnya, hanya ketiga orang itu dan masih ditahan di rutan," katanya.

Dijelaskannya, penyidik memiliki waktu 14 hari untuk melengkapi kekurangan yang ada dalam berkas. "Tapi saya kurang ingat (apa saja) kekurangannya. Iya, 14 hari (untuk melengkapi berkas)," ujarnya.

Pengeroyokan ini terjadi pada Sabtu, 12 Januari 2019 silam. Korban TA menjadi bulan-bulanan sekelompok pria di Jalan Kartini, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat.

Baca juga: Kapolres Sebut 3 Pengeroyok Wartawan di Siantar Anggota PP, Janji Ungkap Hingga ke Akar

Penulis: bt. Editor: bt.

Ikuti Heta News di Facebook, Twitter, Instagram, YouTube, dan Google News untuk selalu mendapatkan info terbaru.