HETANEWS

Berkedok Arisan Online, IRT Raup Puluhan Juta Rupiah dari Korbannya

Jaksa Barry saat membacakan dakwaan di PN Simalungun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com-Berkedok arisan online, terdakwa Mazla Ulfatara, warga Serbelawan, berhasil meraup puluhan juta rupiah dari korbannya. Ibu Rumah Tangga (IRT) inipun diadili di PN Simalungun, Jumat (15/2/2019).

Menurut surat dakwaan jaksa penuntut umum, Barry Sugiharto yang dibacakan dalam persidangan, terdakwa melalui akun FB-nya menawarkan arisan online dengan menjanjikan uang akan bertambah 60 persen dari simpanan.

Saksi korban, Reza Setiawan, Eni Kartika, Tri Rezeki Anggraini, Zoya Arzina Lubis, Sri Ulina Tarigan dll, merasa tertarik.

Saksi korban Reza Setiawan yang menghubungi terdakwa, sepakat bertemu di depan kantor BRI Cabang di Serbelawan dan menyetor uang sebesar Rp 2,3 juta, Rp4,4 juta dan Rp2,5 juta. Demikian juga dengan korban lainnya ke rekening BRI atas nama Ariani (nama ibu terdakwa) tapi ATM dalam penguasaan terdakwa.

Terdakwa menjanjikan uang akan kembali pada Nopember 2018, tapi janji tinggal janji. Terdakwa tidak dapat mengembalikan sejumlah Rp.70 juta uang para korban.

Setelah dilaporkan ke Polsek Serbelawan, IRT ini mengaku telah menggunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan peralatan rumah tangga, 3 buah ho, mesin cuci, sepeda motor dan lainnya.

Perbuatan Terdakwa diancam jaksa dengan pasal 378 atau dakwaan kedua dalam pasal 372 KUH Pidana tentang penipuan dan penggelapan.

Untuk mendengarkan keterangan saksi-saksi, majelis hakim pimpinan Roziyanti, menunda persidangan sepekan.

Penulis: ay. Editor: gun.