HETANEWS.COM

Puluhan Saksi Baru Diperiksa Poldasu Terkait Kasus Adik Wagubsu

Musa Idishah alias Dody Shah. (Int)

Medan, hetanews.com - Puluhan saksi baru diperiksa penyidik Subdit IV/Tipiter Ditreskrimsus terkait kasus alih fungsi hutan Langkat milik PT.Alam. Dimana sebelumnya, Musa Idishah alias Dody Shah, selaku direktur telah ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik juga sudah memeriksa mantan Direktur  PT.Alam, Musa Rajeck Sah alias Ijeck sebagai saksi dan tinggal menunggu hasil gelar perkara apakah Wagubsu itu hanya sebatas saksi atau statusnya ditingkatkan menjadi tersangka.

Sementara itu, penyidik juga sudah melayangkan surat panggilan kedua buat  H.Anif Shah, namun sampai saat ini belum datang karena berobat di Singapura.

Kasubdit IV/Tipidter Ditreskrimsus Poldasu kepada wartawan, mengatakan, penyelidikan dan penyidikan kasus PT.Alam masih terus dikembangkan.

"Kita masih menunggu kehadiran H.Anif Shah yang kita duga sebagai pemilih perkebunan kelapa sawit tersebut," aku Herzoni.

Disebutkan, Polda Sumut juga melakukan pemeriksaan terhadap ahli instansi terkait antara lain Ucok Firda Purba  sebagai Staf Bidang Penata Gunaan Hutan (Dinas Kehutanan Pemprovsu), Indra Gunawan Girsang sebagai Kepala Seksi Perizinan dan Bina Usaha Perkebunan (Dinas Perkebunan Provsu), Jamaluddin Mahasari sebagai Analis Kendali Mutu Pengukuran dan Pemetaan (Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Pemprovsu).

Kemudian, Martin Ginting sebagai Kepala Bidang Perkebunan (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan) Kabupaten Langkat, Yasir Wagdhi sebagai Kepala Bidang (Kabid)  Penataan dan Pengendalian Pengelolaan Lingkungan Hidup (Dinas Lingkungan Hidup) di kabupaten Langkat, Mustafa Pane sebagai Kabid Pelayanan Perizinan Sumber Daya Alam (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu), Ibnu Hajar (Camat Besitang), Muhammad Harmain (Camat Brandan Barat), Faizal Rizal Matondang (Camat Sei Lepan), dan Suwarisno (Kepala Desa Harapan Makmur).

Baca juga: Poldasu Fokus Lengkapi Berkas Adik Wagubsu

Baca juga: Usai Diperiksa Poldasu, Ijek Menyebutkan Dirinya Hanya Dimintai Keterangan

"Kita juga sudah telah melakukan pemeriksaan terhadap manager PKS PT.Alam yakni Rejen Zarkani Nasution alias Rajen," pungkasnya.

Kasus alih fingsi hutan seluas 500 hektar tersebut berawal dari laporan masyarakat pada Desember 2018. Lahan kebun sawit itu berada di Kecamatan Besitang, Sei Lepan dan Brandan Barat yang beroperasi sejak tahun 1991

Penulis: adr. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan