HETANEWS

Di Zona Kampanye 'Sepi' APK, Begini Penjelasan Partai Demokrat, Gerindra dan PSI

Bilboard komersil bergambar caleg dipajang diseputaran Jalan Gereja, Kota Pematangsiantar.

Siantar, hetanews.com - Alat Peraga Kampanye (APK) yang difasilitasi oleh KPU Siantar untuk Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu berjumlah 10 baliho dan 16 spanduk. APK tersebut sudah diserahkan kepada masing masing Parpol pada awal November 2018.

Namun faktanya dilapangan, saat ini APK yang difasilitasi oleh penyelenggara Pemilu tersebut nyaris tidak terlihat di zona kampanye yang telah ditetapkan di Kota Siantar.

Sekretaris DPC Partai Demokrat, Ilham Sinaga menuturkan, sebagian APK tersebut telah dipasang oleh pihaknya. Menurut Ilham, APK yang difasilitasi itu hanya mensosialisasikan Partai bukan Caleg yang ikut berkompetisi.

"Ada beberapa titik yang sudah dipasang, tapi untuk mensosialisasikan caleg nya, APK itu tidak begitu maksimal. Enggak seperti tahun lalu," katanya Ilham, Selasa (13/2/2019).

Sementara itu Ketua DPC Gerindra Kota Siantar, Netty Sianturi mengatakan, APK tersebut sudah dipasang oleh pihaknya. Namun belakangan diketahui APK itu dicabut dengan alasan tidak sesuai zonasi.

"Kemarin sudah kita pasang. Cuman dicabut lagi dengan alasan lokasinya tidak disitu. Jadi aku gak tau lah, ini pesta apa gitu," ungkap Netty.

Baca juga: APK yang Difasilitasi KPU Siantar Banyak Tidak Terpasang

Menurut Netty, design APK tersebut hanya mensosialisasikan Partai Politik. Dan itu, menurut dia, sangat tepat agar caleg belajar menghargai partai politik pengusungnya. 

"Menurut saya itu sangat cocok (APK), agar para Caleg itu tau berkordinasi ke partainya masing-masing. Supaya caleg-caleg ini menghargai partainya," kata Netty menambahkan.

Terpisah, Ketua DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Siantar, Chandra Turnip, mengatakan APK yang difasilitasi KPU tersebut sebagian telah dipasang oleh pihaknya. 

Yang paling banyak dipasang, kata Chandra adalah spanduk. Sementara APK yang berupa Baliho hanya beberapa yang dipasang. Chandra menjelaskan, pemasangan spanduk tentu lebih mudah dan tidak terlalu memakan biaya.

"Kalau Baliho kan, karena harus memakai plat kayu, jadi baliho hanya beberapa kita pasang," katanya.

Sebagai partai yang baru terjun sebagai partai peserta pemilu, ungkap Chandra, dana PSI untuk pemasangan Baliho terbatas. Sementara dana untuk pemasangan juga tidak dianggarkan di KPU Siantar.

Penulis: gee. Editor: edo.