HETANEWS

Rumah Dihantam Banjir, Bocah Berumur 7 Tahun Hanyut, Hingga Tiga Hari Belum Ditemukan

Warga membantu pencarian hilangnya Ratih yang hanyut akibat dihantam banjir.(Foto/Kevin)

Paluta, Hetanews.com-Hujan deras  yang mengguyur desa Simataniari, Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara, membuat sungai Marian didesa tersebut meluap, Senin (11/2/2019), luapan sungai yang sangat tinggi mengakibatkan seorang bocah berumur 7 tahun hanyut.

Bocah yang hanyut tersebut yakni Ratih bocah yang saat ini masih duduk di bangku SD, hanyutnya bocah tersebut akibat terpisah dari genggaman orang tuanya saat luapan air sungai dengan ketinggian 3 meter menghantam rumah yang berada tepat dipinggir sungai Marian.

Informasi yang diperoleh dari Ayah Korban, sang ibu yang berada dirumah pada saat itu ketakutan saat air sudah mengenai rumah mereka, sang ibu berusaha untuk keluar menyelamati 3 orang anaknya, namun derasnya luapan air sungai membuat ia tak sanggup menyelamatkan Ratih dan memutuskan untuk mengantar 2 anaknya ke tepi sungai, namun setelah kembali untuk melihat, Ratih tidak berada di samping rumahnya.

"Luapan air sungai itu datang, sudah mencapai bawah atap rumah, orang rumah (istri) ketakutan, dan keluar menyelamatkan anaknya, datang lagi luapan air yang kedua, lebih deras dari pertama, di situlah Ratih hanyut," ungkapnya.

Hingga hari ketiga, korban Ratih belum juga di temukan, dibantu warga korban sampai saat ini masih dalam proses pencarian.

Penulis: tim. Editor: tom.