Thu 21 Feb 2019

Dilaporkan Bawa Lari Septor, Oknum Pengawai Disdik Harus Berurusan Dengan Polisi

Korban Lili Suryani bersama keponakannya saat di interograsi petugas di dalam ruangan KSPK T Polres Tebingtinggi.Senin (11/2/2019) (Foto/WH)

Tebing Tinggi, Hetanews.com - Salah seorang oknum Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tebing Tinggi berinisial HN, Warga Jalan Karya Jaya,Kelurahan Karya Jaya,Kecamatan Rambutan harus berurusan dengan Polsi, hal ini disebabkan laporan yang dilakukan Lili Suryani Warga Jalan KF,Tendean, Gang Alba, Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebing Tinggi Kota kepada Polisi, Senin (11/02/2019) sekira Pukul 10.00 Wib, karena tidak terima sepeda motornya (Septor) dibawa lari oleh oknum disdik tersebut.

Ketika di konfirmasi hetanews,di Mapolres Tebingtinggi, saat korban Lili Suryani bersama  keponakan Imbran membuat laporan mengatakan,Sabtu (09/02/2019) sore sekitar Pukul 16:00 Wib,pelaku yang berinisial HN, datang kerumah untuk meminjam Septor Honda Supra 125X Nopol BK 5412 NV, milik korban, dengan alasan pelaku untuk mau membawa istrinya berobat,dengan rasa kasihan terhadap si pelaku,korban pun akhirnya memberikan septornya,setelah septor di terima pelaku,pelaku pun langsung membawa septornya dengan tidak ada ke curiganya oleh si korban."ucap Lili

Lanjut Lili,Ketika hari sudah malam,septor  tak kunjung juga di balikan oleh si pelaku,merasa curiga korban pun mencoba menghubungi pelaku berkali kali dengan lewat telepon genggam,namun sipelaku tidak mau mengangkat hemponnya dan malah merizek hp sipelaku.

"Aku merasa tidak terima sepeda motor ku di Bawa kabur selama 3 hari oleh di (HN) ,hari ini Senin (11/2) sekitar pukul 10:00  Wib,aku sama keponakan ku langsung mendatangi Mapolres Tebingtinggi,untuk membuat Laporan Pengaduan atas kejadian itu"terang Lili 

Pantaun,hetanews, atas kejadian ini,untuk sementara laporan korban sudah di terima petugas SPKT C Polres Tebingtinggi,guna pemeriksaan lebih lanjut,sementara kerugian material yang dialami korban sebesar 9 juta rupiah.

Penulis: wh. Editor: tom.