Wed 24 Apr 2019

Pungli di Kebun Teh Sidamanik, Danramil 17 Sidamanik: Illegal dan Melawan Hukum

Komandan Koramil 17 Sidamanik, Kapten Inf Maludin Saragih saat ditemui di kantornya, Selasa (12/2/2018). (foto/pranoto)

Simalungun, hetanews.com - Pihak Komando Rayon Militer (Koramil) 17 Sidamanik, akhirnya angkat bicara terkait maraknya pungli dilokasi perkebunan teh, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun.

Komandan Koramil (Danramil) 17 Sidamanik, Kapten Inf Maludin Saragih, kepada hetanews.com, mengatakan, pihaknya menyesalkan adanya pengutipan uang oleh oknum yang mengatasnamakan dirinya organisasi Mitra Harimau.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut, telah mencederai nama baik Koramil 17 Sidamanik, sekaligus Komando Distrik Militer (Kodim) 0207 Simalungun.

Pasalnya, sejumlah tiket parkir dan tiket foto yang beredar di kalangan pengunjung, tertulis nama kedua instansi tersebut.

"Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Apalagi telah mencatut nama Koramil 17 Sidamanik. Kami tegaskan itu pungli illegal dan melawan hukum," tegasnya, Selasa (12/2/2019).

Adapun terkait oknum yang mengatas namakan organisasi Mitra Harimau, Kapten Maludin mengutarakan, pihaknya telah membekukan kegiatan organisasi berlambang harimau Sumatera itu, di wilayah teritorialnya.

"Per Desember 2017 lalu kita telah membekukan kegiatan Mitra Harimau di kawasan agro wisata perkebunan teh Sidamanik," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, beredar kabar di media sosial adanya keluhan pengunjung agro wisata perkebunan teh akibat maraknya pungli yang dilakukan sejumlah oknum.

Penulis: pranoto. Editor: gun.