HETANEWS

Pemandangan di PN Simalungun, Komplotan Curanmor Terpaksa Gendong Temannya

Terdakwa menggendong temannya usai persidangan menuju ruang tahanan. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com-Komplotan pencurian sepeda motor (Curanmor) rela menggendong temannya, karena sakit yang diderita. Kaki temannya sempat ditembak saat penangkapan. Meski pelurunya sudah dikeluarkan, tapi kondisi kakinya membengkak.

Terdakwa inipun harus menggunting celana jeansnya, karena kaki yang semakin besar. Tidak ada celana lainnya, karena tak ada keluarganya yang datang menjenguk sejak terdakwa ditahan.

Pemandangan ini terlihat di PN Simalungun, Senin (11/2/2019). Terdakwa Cantik Manis Tampubolon alias Rudi alias Coki, bersama terdakwa Joseph Sitohang dan Hotman Simalango, masing-masing dibui 2,6 tahun. Para terdakwa, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 363 (1) ke-4 KUH Pidana.

Vonis majelis hakim, pimpinan Novarina Manurung tersebut, konform (sama) dengan tuntutan jaksa, Weni Julianti Situmorang. Ketiga terdakwa nyaris dimassakan warga Kecamatan Silimakuta Simalungun.

Saat para terdakwa mencuri sepmor honda beat milik saksi korban, Rimsen Parulian Simanjorang, di Dusun Tamba Saribu, Nagori Mardinding, Kecamatan P.Sikimakuta, pada Sabtu, 22 September 2018, lalu. Para terdakwa menaikkan septor curian ke dalam mobil Avanza yang dirental melalui saksi, Tulus Theodorus Marbun Lumban Gaol.

Aksi tersebut diketahui massa dan berupaya menghadang mobil para terdakwa. Ketiganya berupaya kabur, sehingga mobil dilempari dengan batu dan para terdakwa berusaha kabur, karena takut amarah warga.

Penulis: ay. Editor: gun.