HETANEWS

Korupsi Dana Hibah KNPI, Sekda Kota Binjai dan Mantan Sekda Diperiksa Poldasu

Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan.

Medan, hetanews.com-Penyidik Ditreskrimsus Polda Sumut telah memeriksa mantan Sekda Kota Binjai, Elyuzar Siregar dan Sekda Kota Binjai saat ini, Mafulah Daulay, Senin (11/2/2019) pagi, terkait dengan kasus dugaan korupsi dana hibah KNPI Kota Binjai tahun 2016, 2017 dan 2018 sebesar Rp550 juta.

"Iya benar, sedang diperiksa saat ini," kata Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Senin (11/2) siang.

Ia menyampaikan, mantan dan Sekda Kota Binjai itu diperiksa untuk dimintai keterangan dan melengkapi berkas. "Keduanya kan ada kaitannya, yang satu mantan Sekda tahun 2016 dan yang satu lagi masih menjabat Sekda,"terang dia.

Saat disinggung, apakah keduanya bisa ditetapkan jadi tersangka, MP Nainggolan belum bisa memastikannya. "Untuk sementara ini, keduanya masih kita periksa sebagai saksi, kalau itu tergantung penyidikan,"ujarnya.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Sumut, Kombes Rony Samtama juga membenarkan, kalau pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap mantan Sekda Kota Binjai, Elyuzar Siregar dan Sekda Kota Binjai, Mafulilah Daulay. "Masih kita periksa," ucapnya.

Sebelumnya, mantan Elyuzar Siregar, Minggu (10/2), membenarkan dirinya dipanggil oleh pihak Poldasu untuk dimintai keterangan seputar bagaimana prosedurnya uang negara yang dicairkan bisa diberikan kepada KNPI yang diketuai Arief Rahman Nasution yang merupakan PNS, di Kabupaten Langkat.

"Iya memang saya dipanggil Poldasu melalui surat dan juga Sekda Mafulah Daulay. Kami akan datang Senin (11/2) pukul 09.00 WIB sesuai surat yang kami terima," katanya.

Menurut Elyuzar, dirinya dipanggil Poldasu karena pada tahun 2016 menjabat Sekda dan Mafulah Daulay sebagai sekda tahun 2017 dan 2018. "Kami dipanggil untuk menjelaskan bagaimana prosedurnya uang dana hibah dicairkan," ucap dia.

Seperti diketahui, kasus dugaan korupsi dana hibah KNPI Binjai TA 2016, 2017 dan 2018 sebesar Rp550 juta sudah naik dari tahap penyelidikan ke penyidikan.

Penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut segera menetapkan tersangka, setelah melakukan gelar perkara dalam waktu dekat.

"Kasusnya sudah naik ke tahap penyidikan. Artinya, bakal ada tersangka yang ditetapkan penyidik setelah melakukan gelar perkara," terang Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Rabu (6/2), lalu.

Penulis: adr. Editor: gun.