Thu 21 Feb 2019

Kurir Sabu Minta Dihukum Ringan Usai Dituntut 6,6 Tahun

Petugas memborgol terdakwa usai dibui 6,6 tahun. (foto/ay)

Simalungun, hetanews.com - Ronaldson Davis Sinaga alas Ronald (37), divonis hakim lebih rendah dari tuntutan jaksa. Warga Nagasaribu, Kecamatan Pamatang Silimakuta ini, dibui 6 tahun 6 bulan denda Rp.1 milyar subsider 6 bulan penjara, di PN Simalungun, Senin (11/2/2019).        

Sebelumnya, jaksa Dedi, menuntut pidana penjara selama 7 tahun dan denda yang sama dengan putusan hakim. Terdakwa, dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 114 (1) UU RI  Ni.35/2009 tentang narkotika.        

Terdakwa terbukti sebagai kurir atau menjadi perantara dalam jual beli narkotika. Terdakwa membeli sabu dari Biron Jawak (DPO), pada Selasa, 24 Agustus 2018, sekitar pukul 14.30 WIB, lalu, di areal perladangan Nagori Naga Saribu.         

Sabu seharga 300 ribu adalah titipan Marga Simarmata yang menyuruh terdakwa untuk membelikan sabu dan dibagi 2. Sepaket untuk teman Simarmata dan sepaket lagi dibagi sebagai upah terdakwa.        

Terdakwa Ronald ditangkap Satnarkoba Polres Simalungun, Parlin Saragih dkk saat akan mengantarkan sabu kepada marga Simarmata. Sepeda motornya dihentikan polisi dan menyita sepaket sabu dari genggaman terdakwa yang sempat dijatuhkan.        

Setelah diinterogasi polisi, terdakwa mengakui ada sepaket lagi di rumahnya. Sabu ditemukan dari bawah reciver TV.

Penulis: ay. Editor: gun.