Wed 24 Apr 2019

Tim Gabungan Juga Bekuk 3 Penadah Harta Janda Tionghoa di Binjai

Dirreskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian didadampingi Kasubdit III/Jahtanras Polda Sumut, AKBP Maringan Simanjuntak dan Kapolres Binjai, AKBP Nugroho Try Nuryanto saat memaparkan para tersangka di depan gedung Ditreskrimum Polda Sumut, Senin (11/2/2019). (foto/adr)

Selain mengamanakan Ridwan Wingso (pelaku perampokan dan pembunuhan), Tim Gabungan Subdit III/Jahtanras Polda Sumut dan Satres Polres Binjai juga mengamankan tiga tersangka lain yang berperan sebagai penadah.

"Jadi dalam kasus ini, ada tiga tersangka lain. Namun, ketiganya berperan sebagai penadah," ungkap Kasubdit III/Jahtanras Polda Sumut AKBP Maringan Simanjuntak kepada wartawan usai memaparkan para tersangka kasus pembunuhan janda Tionghoa, di Polda Sumut, Senin (11/2/2019). 

Adapun masing-masing tersangka yakni, Adi Juharno (32), warga Dusun I, Sarang Ginting Humu, Bintang Bayu, Deliserdang (pembeli HP J2), Budi Agus (25), warga Lingkungan V, Pekan Dolok Masihul, Dolok Masihul, Serdang Bedagai (Sergai) (pembeli TV dan Samsung Lipat) dan Surianto (43), warga Lingkungan V, Pekan Dolok Masihul, Dolok Masihul, Sergai (pembeli emas).

"Jadi, ketiga tersangka yang berpean sebagai penadah dijerat Pasal 480 KUHPdana dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Sedangkan pelaku pembunuhan (eksekutor) dijerat Pasal 338 jo 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman di atas 20 tahun penjara," pungkasnya.

Baca juga: Leher Janda Tionghoa Itu Ditebas Saat Sedang Nonton TV

Baca juga: Pembunuhan Janda Tionghoa di Binjai Terungkap

Penulis: adr. Editor: gun.