HETANEWS

Sering Dibuang, Biji Pepaya Ternyata Punya Segudang Manfaat Tak Terduga untuk Kesehatan

Jakarta, hetanews.com - Kerap dibuang, siapa sangka biji pepaya memiliki manfaat kesehatan. Biji pepaya merupakan sumber nutrisi yang sangat baik seperti fosfor, kalsium, magnesium, serat, protein dan antioksidan.

Biji pepaya juga tinggi lemak dan mengandung asam lemak tak jenuh tunggal. Dianjurkan untuk makan satu sendok teh biji pepaya sehari, konsumsi dengan jumlah berlebihan dapat menyebabkan efek samping.

Berikut ini manfaat biji pepaya untuk kesehatan.

1. Memerangi parasit usus

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Medicinal Food menemukan bahwa biji pepaya kering dengan madu memiliki efek signifikan pada parasit usus manusia.

Studi lain menunjukkan bahwa ekstrak biji pepaya dapat membantu melawan tiga jenis jamur yang menyebabkan infeksi jamur. Ini karena biji pepaya dikatakan mengandung enzim proteolitik.

2. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Kandungan antioksidan dalam biji pepaya telah terbukti memiliki sifat antikanker. Sebuah penelitian menunjukkan efektivitas ekstrak biji pepaya dalam mencegah pertumbuhan kanker dan mengurangi peradangan. Studi lain menemukan bahwa biji pepaya hitam dapat membantu mengurangi perkembangan sel kanker prostat.

3. Bantuan detoksifikasi hati

Biji pepaya mencegah radikal bebas masuk dan menyerang sel-sel hati. Biji pepaya membantu dalam menghasilkan sel-sel hati baru dan memiliki kemampuan untuk menghilangkan jaringan mati tanpa mengubah aktivitas sel-sel sehat, berkat kehadiran myrosinase. Myrosinase adalah enzim yang mengaktifkan isoenzim sitokrom P 450 di hati.

4. Meningkatkan kesehatan pencernaan

Biji pepaya memiliki sifat anti-inflamasi dan antibakteri yang memainkan peran penting dalam sistem pencernaan. Studi menunjukkan bahwa ekstrak biji pepaya sangat efektif dalam membunuh E. coli, Salmonella, Staphylococcus dan infeksi bakteri lainnya dalam sistem pencernaan.

5. Mencegah kerusakan ginjal

Biji pepaya dapat mencegah kerusakan ginjal yang disebabkan oleh nefrotoksisitas yang diinduksi oleh obat. Nefrotoksisitas adalah masalah ginjal umum yang terjadi ketika ginjal terpapar obat atau racun yang akhirnya membahayakan mereka.

Menurut sebuah penelitian, biji pepaya mengandung phytochemical nephroprotective yang berguna dalam mencegah kerusakan ginjal yang disebabkan oleh obat-obatan seperti parasetamol.

6. Mencegah sembelit

Karena biji pepaya mengandung banyak serat, mereka membantu mencegah sembelit. Serat bekerja dengan bergerak melalui usus di saluran pencernaan, menambah jumlah besar pada feses untuk membersihkan racun.

Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan asupan serat membantu dalam meningkatkan frekuensi tinja pada orang yang menderita sembelit.

Moms bisa mengambil bijinya dari pepaya dan cuci dengan benar. Keringkan udara dengan handuk kertas atau keringkan di bawah sinar matahari.

Setelah biji tak lembap, giling dan simpan dalam wadah kedap udara di tempat yang gelap. Moms bisa menggunakan biji bubuk sebagai pengganti lada hitam atau menambahkannya ke dalam saus salad.

Namun, Moms perlu menjaga konsumsi agar tak berlebihan, karena bisa berikan risiko bagi tubuh.

1. Memiliki efek antifertilitas

Senyawa bioaktif utama benzyl isothiocyanate (BITC) dalam biji pepaya bisa berikan efek antifertilitas. Senyawa ini cukup efisien untuk merusak endometrium, membuat rahim tidak dapat menerima dan dengan demikian, mempengaruhi implantasi.

Ekstrak biji pepaya juga mengurangi jumlah sperma dan motilitas sperma pada pria.

2. Merusak DNA

Makan biji pepaya dalam jumlah berlebihan bisa berbahaya bagi tubuh. Kehadiran benzyl isothiocyanate (BITC) dalam biji pepaya menyebabkan kerusakan signifikan pada DNA dan memiliki efek toksik pada sel sehat.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.