HETANEWS

Juru Parkir Ditemukan Tewas di Depan Pos Polisi, Ini Keterangan Kapolsek Rambutan

Petugas kepolisian saat mengevakuasi jasad korban dari lokasi kejadian. (foto/rps)

Tebingtinggi, hetanews.com - Seorang pria paruh baya yang setiap harinya bekerja sebagai juru parkir (Jukir), di sekitar Simpang Empat Kota Tebingtinggi, ditemukan warga dalam kondisi sudah tidak bernyawa, dengan posisi tubuh tertelungkup, di depan Pos Lantas, di Simpang Empat Tebingtinggi.

Kepada hetanews.com, Minggu (10/2/2019) siang, Kapolsek Rambutan, AKP Henri Surbakti, membenarkan penemuan jasad pria tersebut, yang ditemukan warga, pada Sabtu (9/2/2019) dini hari, sekitar pukul 02.30 WIB, lalu.

Dan kini, jasad pria paruh baya yang diketahui bernama Sopian (55), warga Jalan Pala I, Lingkungan III, Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Kota Tebingtinggi itu, telah diserahkan kepada pihak keluarganya.

Masih kata Kapolsek, pihaknya mengetahui penemuan jasad pria tersebut, setelah menerima laporan dari salah seorang warga yang mengatakan, bahwa di depan pos polisi lalu lintas Simpang Empat, ada ditemukan sesosok pria paruh baya yang terlihat tengah telungkup, dan sudah tidak bernyawa.

Usai menerima laporan warga tersebut, pihak Polsek Rambutan langsung menghubungi SPKT dan Tim Inafis Polres Tebingtinggi yang langsung turun ke lokasi kejadian.

"Kita kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian, dan dari hasil pemeriksaan sementara terhadap jasad korban, kita menduga pria paruh baya tersebut tewas akibat mengalami sakit yang telah lama dideritanya. Sebab kita tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban," jelas Kapolsek.

Dan saat jasad korban dievakuasi ke rumah sakit, pihak keluarga korban tiba dan langsung membawa jasad korban untuk disemayamkan di rumah duka, katanya.

"Pihak keluarga menerima kematian korban dan mengakui jika selama ini korban memang telah mengalami sakit yang menahun, dan telah membuat pernyataan. Sehingga jasad korban akhirnya kita serahkan kepada pihak keluarganya untuk dikebumikan,"ujar AKP Henri Surbakti.

Penulis: rps. Editor: gun.