HETANEWS

30 Penerbangan dari Bandara Kualanamu Dibatalkan, Ini Alasannya

Suasana counter check in Lion Air di Bandara Kualanamu tampak sepi dampak masih mahalnya harga tiket pesawat Sabtu, (9/2/2019). TRIBUN MEDAN/INDRA SIPAHUTAR

Medan,hetanews.com- Suasana di Bandara Kualanamu masih terus sepi akibat harga tiket pesawat belum juga turun, Sabtu (9/2/2019).

Tidak hanya terjadi di area keberangkatan lantai II bandara saja namun suasana yang tidak jauh berbeda juga terlihat di area lantai I kedatangan.

Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa pekan pasca melonjaknya harga tiket pesawat untuk penerbangan domestik.

Pantauan pada pukul 13.00 WIB, dari layar informasi penerbangan di saat yang sama, beberapa penerbangan pun diberitahukan bahwa penerbangannya ditunda.

Beberapa diantaranya adalah penerbangan Lion Air JT 0201 tujuan Jakarta, JT 0972 tujuan Batam-Surabaya, JT 0398 tujuan Padang hingga IW 1254 tujuan Sibolga.

Selain dibatalkan beberapa penerbangan juga diinformasikan ditunda keberangkatannya seperti Garuda Indonesia GA 0189 tujuan Jakarta.

Diduga pembatalan penerbangan ini terjadi akibat sepinya jumlah penumpang pesawat.  Mahalnya harga tiket pesawat ini pun terus dikeluhkan oleh calon penumpang pesawat.

Satu diantaranya calon penumpang pesawat itu adalah Johan yang berasal dari Kota Tebing Tinggi.  Ia menyebut kalau penerbangannya dibatalkan dan dialihkan ke pesawat lain.

"Penerbangan saya di-cancel katanya diganti sama pesawat pukul 18.00. Katanya sih di-cancel karena ada gangguan. Ya mau gimana lagi saya kan. Kalau harga tiket kemarin saya beli Rp 1,5 juta untuk ke Jakarta. Waktu dari Jakarta ke Medan pun sekali jalan segitu juga kemarin saya beli,"ujar Johan.

Ia berharap agar harga tiket dapat kembali normal seperti biasanya. Disebut kenaikan ini sangat ia rasakan karena untuk ongkos pulang pergi ia sudah mengeluarkan uang Rp 3 juta.

Ini belum lagi untuk biaya kelebihan harga bagasi berbayar yang dikenakan oleh pihak maskapai Lion Air.

"Biasanya dari Medan ke Jakarta ataupun sebaliknya masih ada yang harga Rp 800 ribu. Sekarang segitulah (Rp 1,5 juta) yang paling murah. Saya kebetulan ada urusan makanya pulang ke Tebing dan setelah dua hari saya ini mau balik ke Jakarta lagi karena kebetulan bekerja di sana. Hari ini kebetulan barang bawaan saya sedikit makanya tidak kena kelebihan bagasi. Untuk satu tahun sih saya bisa pulang kampung dua kali makanya berharap tiket janganlah mahal-mahal kali,"kata Johan.

Airport Duty Manager Bandara Kualanamu, Rantony mengakui bahwasanya hingga saat ini jumlah pembatalan penerbangan masih terus terjadi di Kualanamu.

Untuk rata-rata katanya dalam satu hari bisa ada 30 penerbangan yang dibatalkan. Ia sependapat kalau hal ini besar kaitannya dikarenakan harga tiket pesawat yang masih tinggi.

"Ya rata-rata untuk penerbangan domestik yang dibatalkan. Kalau untuk yang internasional masih biasa saja saya lihat. Ya hari ini ya banyak juga yang sudah membatalkan makanya saya bilang untuk satu hari rata-rata bisa 30 an penerbangan yang dibatalkan. Itu untuk yang keberangkatan saja kalau yang kedatangannya ya sekitar segitu jugalah kira-kira," kata Rantony.

Sumber: tribunnews.com

Editor: gun.