HETANEWS

Pamit Cari Bambu, Kakek 88 Tahun Mengapung di Sungai Bahapal

Jasad korban di rumah duka. (foto/hza)

Siantar, hetanews.com - Saimen (88) warga Jalan Tambun Timur, Lingkungan I, Kelurahan Tambun Nabolon, Kecamatan Siantar Martoba ditemukan tewas di Sungai Bahapal, Jumat (8/2/2019) sekira puku 15.00 WIB.

"Korban ditemukan dalam posisi miring ke kiri dengan kondisi memegang arit dibelakang dan memegang parang di depan badan," ungkap Kapolsek Siantar Martoba AKP D Sirait.

Sebelum ditemukan tewas, korban pamit kepada keluarganya mengambil bambu di tepi sungai tepat di belakang rumah korban pada Kamis (7/2/2019) sekira pukul 15.00 WIB.

"Karena tak pulang, sekira pukul 18.00 WIB, keluarga korban mencari hingga ke sepanjang tepian sungai Bahapal namun tidak ditemukan," ucapnya.

Esok harinya, tepatnya Jumat (8/2/2019) sekira pukul 15.00 WIB, seorang pemancing 
melihat jasad korban muncul dari dari dalam air sungai yang dikelilingi perkebunan kelapa sawit milik warga.

Pemancing pun melaporkan temuan itu ke warga hingga akhirnya mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah korban dari air untuk dibawa ke rumah duka.

Kapolsek mengatakan, pihak keluarga menolak untuk megotopsi jasad karena meyakini kematian korban kehendak Tuhan.

"Sudah kita sarankan keluarga korban untuk dibawa ke rumah sakit guna otopsi. Keluarganya
memohon agar korban tidak dibawa ke rumah sakit dikarenakan kondisi kematian korban adalah takdir bukan disebabkan tindak pidana. Pihak keluarga korban sudah membuat surat pernyataan agar tidak dilakukan proses otopsi," pungkasnya.

Penulis: hza. Editor: bt.