HETANEWS.COM

Bagaimana Kalau Kasus Adik Wagubsu Diambil Alih KPK?

Ilustrasi. (Int)

Medan,hetanews.com - Menanggapi berita kalau Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa mengambil alih kasus alih fungsi kawasan hutan lindung, menjadi perkebunan kelapa sawit, di Kabupaten Langkat yang ditangani Polda Sumut, Kasubbid Penmas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, menilai itu sah-sah saja.

"Silahkan saja, itu urusan KPK," katanya, Jumat (8/2/2019).

Menurut dia, dalam kasus ini, Polda Sumut menangani kasus pengalihan hutan menjadi ladang kelapa sawit. "KPK kan lain, korupsi kan. Yang kita urus ini pengalihan hak," ucapnya.

Masih Nainggolan, penanganan kasus yang dilakukan KPK sangat beda dengan kasus dengan alih fungsi hutan saat ini. "Saya kira ini beda ranahnya," jelasnya.

Biasanya, sebut dia, bila memang sudah ditangani pihak kepolisian tidak ada lagi dicampuri oleh pihak manapun. Tapi kalau kita ada yang kurang secara teknis, kewajiban mereka (KPK) memberi pengarahan kepada kita, ucap MP Nainggolan.

Namun bila KPK ada menemukan pelanggaran hukum yang baru dalam kasus ini, silahkan saja ditangani. "Kalau ada temuan baru silahkan saja KPK menangani dan tidak akan kita campuri itu," sebutnya.

Baca juga: Poldasu Fokus Lengkapi Berkas Adik Wagubsu

Ia sendiri memastikan dalam penanganan kasus alih fungsi hutan yang melibatkan PT Anugerah Langkat Makmur (PT ALAM), pihaknya tidak ada mendapatkan intervensi dari manapun. "Masih kita yang memproses tanpa ada intervensi dari siapapun," ujar dia. 

Seperti dipemberitaan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai kasus alih fungsi kawasan hutan lindung menjadi perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut) yang ditangani Kepolisian Daerah Sumatera Utara bisa diambil alih.

Hal ini bisa dilakukan jika dalam perkembangan penyelidikan kepolisian menemukan keterlibatan penyelenggara negara dalam alih fungsi hutan yang melibatkan Direktur PT. Anugerah Langkat Makmur Musa Idi Shah alias Dodi Shah. Saat ini, adik Wakil Gubernur Sumatera Utara itu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengalihan lahan hutan.

Penulis: adr. Editor: gun.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan

Daftarkan diri Anda sebagai anggota Heta News untuk selalu mendapatkan buletin berita populer langsung di kotak surat elektronik Anda!

Berlangganan