Thu 21 Feb 2019

Musrembang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2020 Kecamatan Sitiotio Sukses

Camat Sitiotio menyerahkan hasil rapat musrebang kepada Bapedda Samosir, Rudi siahaan disaksikan oleh Bupati Samosir bersama anggota DPRD yang hadir. (foto/stm)

Samosir, hetanews.com - Bupati Samosir, Drs. Rapidin Simbolon, MM didampingi Wakil Bupati Samosir, Ir. Juang Sinaga dan Pimpinan SKPD mengapresiasi pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Sitiotio, Rabu (6/2/2019). 

Turut hadir anggota DPRD Samosir Bolusson Pasaribu, Sarockhel Tamba, FKPD, Forum Koordinasi Kecamatan Sitiotio, BPD, tokoh masyarakat dan para kepala desa se-Kecamatan Sitiotio. 

Musrembang ini merupakan forum tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkat kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan yang didasarkan hasil masukan dari musrembang desa yang ada di Kecamatan Sitio-tio, sehingga akan diperoleh kegiatan yg paling prioritas sesuai kemampuan APBD.

Anggota DPRD Samosir, Sarockhel Tamba berharap agar Bappeda Kabupaten Samosir benar-benar melaksanakan hasil rapat dengan baik, sehingga pembangunan di wilayah Kecamatan Sitio-tio dapat berjalan lebih baik ke depan. Sarockhel menegaskan agar Pemkab Samosir tetap berpedoman pada RPJMD yang berbasis pariwisata dan pertanian. 

Sarockhel juga menyoroti Dana Desa yang selama ini fokus pada infrastruktur agar dapat dikurangi porsinya. Dari yang selama ini sekitar 70% untuk infrastruktur dapat dikurangi sekitar 30% sd 40% sehingga tujuan dan sasaran dana desa dapat terlaksana dengan baik. Sesuai arahan Kemendes dan tentang juknis dana desa, ia berharap pemerintah komit pada tujuan awalnya yaitu pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi kerakyatan. Mengenai Perbup tentang juknis pelaksanaan dana desa yg akan diterbitkan dalam waktu dekat ini, beliau berharap porsi-porsi dimaksud dapat dituangkan sesuai potensi desa.

Dalam arahannya Bupati Samosir, Drs. Rapidin Simbolon menegaskan kepada Bappeda agar selain dana desa, setiap desa juga mendapat APBD. Pemkab Samosir juga menargetkan angka kemiskinan menurun pada Maret 2020. Untuk itu para kepala desa diminta dapat berinovasi dalam menciptakan kreasi baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Dana desa harus dimanfaatkan tepat sasaran, para kepala desa diharapkan membuka jalan ke sentra produksi pertanian untuk mengurangi biaya produksi yang mahal. Dalam hal peningkatan pembangunan jalan outer ring road Samosir, sebagai akses percepatan pertumbuhan perekonomian di luar Pulau Samosir, pemerintah telah meningkatkan status jalan dimaksud menjadi jalan provinsi dan telah menjadi atensi pemerintah pusat dengan menganggarkan dana sebesar Rp42 miliar," ucap Rapidin Simbolon. 

Bupati juga berharap pada saatnya jalan ini akan menjadi sangat strategis, yang mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan adanya jalan tersebut maka mobilitas penduduk akan lancar yg tentunya dapat meningkatkan sektor pariwisata dan pertanian di wilayah ini.  

Wakil Bupati Samosir dalam sambutannya menyoroti kondisi geografis lingkar pulau samosir yang rawan longsor. oleh karena itu Pemkab Samosir berharap para kepala desa dapat mengorganisir potensi-potensi rawan bencana tanpa harus menunggu APBD.

"Mari dukung Samosir membangun melalui musrenbang. Dengan musrenbang wujudkan kualitas perencanaan pembangunan dengan mengakomodir aspirasi masyarakat, memberdayakan masyarakat dan sumber daya lokal dengan skala prioritas kebutuhan pembangunan," tukasnya. 

Penulis: stm. Editor: gun.