HETANEWS

3 Pengedar Narkoba Ditangkap, Salah Satunya IRT

Kapolres Sergai saat memaparkan penangkapan pengedar narkoba di halaman Mapolres Sergai. (foto/sutrisno)

Sergai,hetanews.com-Tiga tersangka yang diduga sebagai pengedar narkoba jenis sabu, berhasil diamankan tim Reserse Satnarkoba Polres Sergai. Salah satunya adalah Ibu Rumah Tangga (IRT) saat Grebek Kampung Narkoba (GKN) di wilayah hukum Polres Sergai, di dua lokasi yang berbeda dan berhasil menyita jumlah barang bukti narkotika jenis sabu seberat brutto 2,66 gram.

Ketiga pelaku yang diamankan, diantaranya, Siti Hajar alias Siajar (34), Ibu Rumah Tangga, tinggal di Dusun I Kampung Baru, Desa Nagur, Kecamatan Tanjungberingin, Sergai, Muhammad Alfian alias Alfin (30) dan Muhammad Guntur(29), keduanya warga Dusun III Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai.

Hal ini disampaikan Kapolres Sergai, AKBP. H. Juliarman Eka Putra Pasaribu yang  didampingi Waka Polres, Kompol H. Sibarani, Kasat Narkoba, AKP. Martualesi Sitepu dan para Kanit I dan II saat konferensi Pers tentang GNK di wilayah hukum Polres Sergai, di halaman Mapolres Sergai, Kamis (7/2/2019) sore tadi.

Kapolres mengatakan, awalnya penggrebekan di rumah tersangka Siti Hajar alias Siajar. Dia ditangkap tim Satnarkoba pada hari Senin (4/2/2019) sekitar pukul 16.30 WIB, lalu.

Dari tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti 1 helai plastik klip transparan berisi kristal diduga narkotika jenis sabu berat brutto 0,24 gram, 1 pipet plastik yang ujungnya runcing, 8 (delapan) bungkus plastik klip kosong dan uang tunai Rp 200.000.

Petugas kembali melakukan penggrebekan di rumah tersangka Muhammad Alfian alias Alfin, pada hari Rabu (6/2/2019), sekitar pukul 06.30 WIB pagi, tepatnya di Lingkungan Tempel kelurahan Simpang tiga Pekan, Kecamatan Perbaunangan, Sergai.

Dari tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti, 2 helai plastik klip transparan berisikan kristal diduga sabu berat brutto 2,22 gram, 42 bungkus plastik klip kosong, 1 buah pipet ujung runcing,dan  1 kotak rokok danhil.

Dari pengakuan tersangka, bahwa barang bukti tersebut diperoleh dari tersangka Muhamad Guntur alias Guntur. Kemudian petugas melakukan penggrebekan di kediaman tersangka Guntur dan ditemukan barang bukti, 1 helai plastik klip transparan berisikan kristal diduga sabu berat brutto 0,2 gram, 60 bungkus plastik klip kosong, 1 buah pipet ujung runcing dan 2 unit timbangan elektrik.

Ia menambahkan, menurut pengakuan tersangka Guntur, sudah hampir lima bulan berjualan barang haram tersebut dan dibeli seharga Rp 850.000 dan dijual paketan seharga Rp 50.000, atau 100.000 per paket dan mendapatkan keuntungan sekitar Rp 200.000.

Dan ketiganya dijerat pasal 114 sub 112 UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun, denda paling sedikit Rp 1 Milyar atau paling banyak Rp 20 milyar, jelas Kapolres.

Penulis: sutrisno. Editor: gun.