HETANEWS

Hasto Ngomong Soal Konsultan Asing, Kubu Prabowo Langsung Bereaksi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkap Prabowo Subianto pernah menggunakan konsultan asing pada Pilpres 2009 silam. Pernyataan Hasto dipertanyakan oleh kubu Prabowo-Sandi.

Jakarta, hetanews.com - Pernyataan Sekertaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang mengungkap Prabowo Subianto pernah menggunakan konsultan asing pada Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2009 silam ditanggapi kubu Prabowo-Sandiaga Uno.

Juru bicara Tim Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mempertanyakan sikap Hasto yang tidak melontarkan tuduhan yang sama kepada Megawati Soekarnoputri. Padahal saat itu Mega adalah calon presiden (capres) yang didampingi Prabowo. 
"Capresnya 2019 adalah Ketumnya dia Megawati SP, cawapresnya Prabowo. Lah kok tuduh Prabowo saja? Megawati enggal gitu? Demen amat enggak jujur..!!" tulis Ferdinand dalam akun Twitternya, @Ferdinand_Haean, Kamis (7/2/2019). 

Sementara itu, Anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Fadli Zon mengungkapkan saat Pilpres 2009 silam, dirinya menjabat Sekretaris Umum Tim Kampanye Megawati-Prabowo. 

Saat itu konsultan yang dimaksud Hasto berperan sebatas memberikan saran dalam membuat iklan kampanye. 

"Hasto itu wakil saya sebagai sekretaris umum di tim kampanye. Konsultan sebatas saran-saran buat iklan, itupun content dari kami. Malah konsultan tersebut yang ikut coaching Bu Mega bicara, " cuit Fadli. 

Sebelumnya kepada beberapa media, Hasto mengungkapkan Prabowo pernah menggunakan konsultan asing pada Pilpres 2009 silam. Rekomendasi-rekomendasi Prabowo saat itu dinilainya sangat dipengaruhi oleh konsultan asing. 

Hal itu disampaikan Hasto saat menghadiri acara di Balai Senat Balairung Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Yogyakarta, Rabu 6 Februari 2019.

sumber: .sindonews.com

Editor: sella.