Wed 24 Apr 2019

Sekwan: Ada Anggaran Tunjangan Reses Tanpa LPJ

Sekwan Kota Siantar.(Foto/Int)

Siantar, hetanes.com - Terkait adanya masalah soal pembagian uang kepada Konsituen (Masyarakat) di acara reses DPRD Kota Siantar, menurut Sekertariat Dewan (Sekwan) DPRD Kota Siantar Waden Siboro menyebutkan ada anggaran tunjangan reses tanpa Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).

Ditemui dikantornya, Rabu (06/02/2019) Waden menyebutkan anggaran untuk Reses DPRD Kota Siantar tujubelas juta lima ratus ribu rupiah.

"Itu bisa dilakukan dua kali tapi anggarannya tetap, pokoknya jumlah komsituennya 300 orang," katanya.

Anggaran tersebut kata Waden berupa sound system, persiapan tempat, tratak dan kursi.

"Kalau kita hanya memfasilitasi kegiatan itu (Reses DPRD)," sebutnya.

Baca juga: Panwascam Temukan Anggota DPRD Membagi Uang Saat Reses Menyertakan Kartu Nama Pencalegkan

Ditanya apakah ada uang duduk atau uang transport kepada masyarakat di acara reses DPRD tersebut?, Waden menyebutkan jika hal tersebut tidak ada, namun ada Tunjangan Reses yang DPRD berhak menggunakannya untuk apapun.

"kalau uang transport atau uang duduk itu tidak ada, tapi dalam PP Nomor 18 itu ada disebutkan Tunjangan reses,"jelasnya.

Dikatakan Waden adapun besaran tunjangan reses tersebut yakni sebesar sepuluh juta lima ratus ribu rupiah.

" Itu tanpa LPJ, kalau DPRD mau memberikan kepada masyarakat itu hak dia, atau tidak diberikan juga itu hak dia,"katanya.

Penulis: tom. Editor: tom.