HETANEWS

Pemeran Video Mesum Bertraining SMAN 1 di Kalbar Disebut Masih di Bawah Umur

Kalimantan, hetanews.com - Polres Sanggau sebut pelaku dalam video mesum 'SMAN 1' yang viral di Kalbar merupakan anak di bawah umur, hal itu disampaikan oleh Kapolres Sanggau AKBP Imam Riyadi, Senin (4/2/2019).

“Kita sudah melakukan langkah-langkah dan sudah mendapatkan informasi. Para pelaku juga setelah kita identifikasi, masih anak di bawah umur,” kata Imam Riyadi.

Video tersebut sempat beredar dan viral lewat aplikasi WhatsApp, Jumat (1/2/2019). Imam juga menyebut, kejadian beredarnya video ini membuat semua pihak terpukul.

“Cukup sampai di sini saja kejadiannya, karena sangat-sangat memukul kita semua. Tidak perlu terjadi hal semacam ini. Ini butuh perhatian semua pihak, tidak hanya Polri yang melakukan pengungkapan. Apabila sudah terjadi kasus tentunya semua pihak bisa mengantisipasi dan waspada,” tuturnya.

Menurutnya kasus seperti ini sangat menjadi perhatian khusus bagi kepolisian termasuk stake holder dan keluarga.

Bahkan pelaku dalam video tersebut disebutnya sudah bukan pelajar lagi.

“Sekarang status pelakunya sudah bukan pelajar lagi. Kemarin mungkin sudah dikeluarkan dari satu di antara sekolah di Kabupaten Sanggau. Ini akan terus kita dalami, dua-duanya pelajar, ” pungkasnya.

“Ini menjadi pengalaman pahit dan tentunya ke depan kita harus mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Polisi berupaya melakukan kerja sama dengan pihak terkait karena pelaku masih di bawah umur. Diberitakan sebelumnya, video tersebut berdurasi 2.57 menit viral Jumat (1/2/2019).

Dalam video tampak seorang wanita dan teman prianya melakukan hubungan layaknya suami istri di satu tempat. Pemeran wanita mengenakan switer biru tua sedangkan di bagian bawah mengenakan celana training biru kombinasi biru muda.

Dalam training terdapat tulisan biru bertuliskan SMAN 1 di satu kabupaten di Kalimantan Barat. Adapun pemeran pria mengenakan celana pendek abu-abu.

Mereka melakukan hubungan intim layaknya suami istri. Beredarnya video tersebut sudah meresahkan masyarakat.

sumber: tribunnews.com

Editor: sella.