Samosir, hetanews.com - Bupati Samosir, membuka secara resmi Musrenbang Kecamatan Ronggurnihuta, di Aula Kantor Camat Ronggur Nihuta, Senin (4/2/2019).

Turut hadir, Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD, FKPD, Pimpinan OPD, Kepala Desa se-Kecamatan Ronggur Nihuta, tokoh masyarakat, dan para insan pers.

Musrenbang ini merupakan bentuk komitmen bersama, diantara para pemangku kebijakan daerah dalam pencapaian pembangunan yang berkualitas, efektif, efisien, transparan dan akuntabel dan bertujuan untuk mendapatkan masukan awal dalam proses penyusunan RKPD, sinkronisasi agenda dan prioritas pembangunan di kecamatan.

Ketua DPRD, Rismawati Simarmata, menyampaikan, Musrenbang merupakan pokok terpenting dalam perencanaan pembangunan, dan diharapkan dapat menunjang tingkat perekonomian masyarakat Ronggur Nihuta.

Kepada kepala desa, agar melaksanakan dengan baik pembangunan infrastruktur prioritas, melalui dana desa untuk kepentingan masyarakat dan untuk kemajuan desa. Untuk pengadaan penampungan air bersih, kepala desa harus bersinkronasi dengan camat agar segera terbangun, demi untuk kepentingan warga, ujarnya.

Sementara Bupati, Rapidin Simbolon, pelaksanaan Musrenbang merupakan amanat dari Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 dan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi rencana kerja Pemerintah Daerah.

Bupati berharap kepada seluruh kepala desa agar memprioritaskan infrastruktur yang akan sudah direncanakan, dan setiap pembangunan di desa harus sesuai dengan program atau visi dan misi Pemkab  Samosir dan tepat sasaran.

Sehingga dana desa dapat bermanfaat untuk peningkatan infrastruktur dan peningkatan taraf ekonomi masyarakat. Kepala desa agar melaksanakan penyuluhan kepada masyarakat tentang menjaga/memelihara semua pembangunan yang sudah terbangun. Dengan apa yang sudah disepakati mudah-mudahan bisa kita laksanakan dengan konsep skala prioritas untuk pembangunan yang lebih baik, katanya.

Wakil Bupati, Juang Sinaga, menyampaikan penegasan kepada para Kepala Desa dan Camat, tentang program miskin, agar benar-benar didata dengan baik dan dilaporkan kepada Dinas Sosial, sehingga masyarakat miskin dapat dikelompokan dan dibina untuk diberikan bantuan, agar tercipta masyarakat yang sejahtera.