HETANEWS

Ada Illegal Logging di Pamatang Sidamanik? Ini Jawaban KPH

Screenshot hasil pemetaan GPS di lokasi yang dikabarkan terdapat aktifitas illegal logging. Kepala Seksi Perlindungan Kawasan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat, KPH Wilayah II Siantar, Sukendra Purba menjelaskan tangkapan foto GPS tersebut menunjukkan, bahwa titik lokasi yang dimaksud berjarak 1 km lebih dari kawasan hutan.

Simalungun, hetanews.com- Unit Pelaksana Teknis Kesatuan Pengelolaan Hutan (UPT KPH) Wilayah II Siantar, tengah melakukan penyelidikan atas dugaan penebangan hutan secara illegal, di huta Mariah Gunung, nagori Jorlang Huluan, kecamatan Pamatang Sidamanik.

Kepala Seksi Perlindungan Kawasan Hutan dan Pemberdayaan Masyarakat, Sukendra Purba, menegaskan, informasi adanya dugaan illegal logging telah diterima pihaknya, pada Sabtu (2/2/2019) dinihari tadi.

Sambungnya, setelah dilakukan penyelidikan serta pemetaan, lokasi yang dikabarkan sebagai tempat illegal logging itu, bukan termasuk kawasan hutan dan juga berjarak sekira 200 meter dari Daerah Aliran Sungai (DAS).

"Tim yang melakukan penyelidikan sampai saat ini, belum menemukan adanya tanda-tanda pelanggaran hukum di sana, itu lahan milik warga bukan kawasan hutan," jelasnya melalui sambungan seluler, Sabtu (2/2/2019).

Dalam operasi penyelidikan itu, kata Sukendra, pihaknya mengamankan 3 truk bermuatan kayu.

"Ada 3 truk yang kita amankan kemarin, tapi setelah kita tahu bukan berasal dari kawasan hutan, kita tidak melakukan proses lanjutan,"ujarnya.

Seperti dilansir melalui Kompas.com, dugaan tindak pidana kehutanan ini dilakukan sekelompok oknum penebang liar, dan disebut-sebut mencatut nama salah satu politisi dari partai PDI Perjuangan, Mangapul Purba.

Hal ini sesuai dengan keterangan yang dibeberkan warga setempat, bahwa terdapat aktifitas illegal logging yang telah berlangsung 10 tahunan.

Sayangnya, hetanews.com belum berhasil memperoleh informasi melalui Pangulu setempat, terkait adanya informasi ini.

Penulis: pranoto. Editor: gun.